Jumat, 27 Apr 2018
radarsemarang
icon featured
Ekonomi

Salurkan Rp 3 Miliar Untuk Berdayakan Desa

Selasa, 10 Apr 2018 18:54 | editor : Baskoro Septiadi

Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Djarwanto mengisi Sharing Pemberdayaan Berbasiskan Pembangunan Desa yang Rumah Zakat.

Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Djarwanto mengisi Sharing Pemberdayaan Berbasiskan Pembangunan Desa yang Rumah Zakat. (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID – Rumah Zakat area Semarang sepanjang 2017 lalu berhasil mengumpulkan ZIS (Zakat, Infak dan Sedekah) hingga Rp 5,2 miliar. Sebanyak 60 persen atau sekitar Rp 3 miliar disalurkan untuk program Desa Berdaya.

Branch Manager Rumah Zakat Semarang, Alamsyah Nuruzzaman mengatakan, Rumah Zakat memiliki berbagai program dalam menyalurkan zakat, infak maupun sedekah yang telah diamanatkan. Mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi hingga lingkungan.

“ZIS yang terkumpul tersebut sebagian besar kami salurkan ke program Desa Berdaya, kemudian sebagian lainnya untuk program-program lain,” ujarnya di sela Sharing Pemberdayaan Berbasiskan Pembangunan Desa yang diselenggarakan di Hotel Muria, Selasa (10/4/2018).

Desa Berdaya merupakan program pemberdayaan dalam cakupan wilayah desa, melalui pendekatan terintegrasi yaitu program pembinaan masyarakat, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga kesiap-siagaan bencana, dengan target tumbuh dan berkembangnya kelembagaan lokal yang berdaya untuk mengatasi permasalahannya sendiri serta berkolaborasi dengan pihak lain terutama pemerintah desa.

“Per bulan Maret  tahun 2018, Rumah Zakat telah memiliki 1.085 Desa Berdaya di 28 Provinsi di seluruh Indonesia, termasuk 267 Desa Berdaya di Provinsi Jawa tengah. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menjadi daya dukung untuk percepatan program Desa Berdaya,” ujarnya.

(sm/dna/bas/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia