Rabu, 25 Apr 2018
radarsemarang
icon featured
Radar Semarang

Pasar Semarangan Targetkan Transaksi Rp 50 Juta

Senin, 19 Mar 2018 18:57 | editor : Ida Nor Layla

Pasar Semarangan Tinjomoyo yang menyediakan beragam kuliner tradisional disambut antusias masyarakat Kota Semarang dalam soft launching, Sabtu petang

SOFT LAUNCHING : Pasar Semarangan Tinjomoyo yang menyediakan beragam kuliner tradisional disambut antusias masyarakat Kota Semarang dalam soft launching, Sabtu petang (17/3/2018). (ADITYO DWI RIANTOTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Revitalisasi kawasan Hutan Tinjomoyo Semarang yang digagas oleh Pemkot Semarang dan Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Jateng dengan membuat Pasar Semarangan disambut antusias oleh wisatawan. Terbukti pada soft launching, Sabtu petang (17/3/2018), meski hujan gerimis, masyarakat tidak surut untuk datang.

Panitia Pasar Semarangan Tinjomoyo, Mey Tristanti mengatakan jika pihaknya sengaja membuat kawasan Tinjomoyo menjadi lebih hidup dan menarik dengan membuat pasar tradisional. Ada beberapa stand kuliner, kesenian dan kerajinan dari Kelompok Sadar Wisata (Kopdarwis) Kota Semarang. Bedanya adalah semua transaksi di Pasar Semarangan dilakukan cashless atau non tunai. “Konsepnya pasar, namun digital. Langkah ini untuk mendukung 100 destinasi wisata digital yang dicanangkan oleh Kementrian Pariwisata,” katanya.

Pasar Semarangan Tinjomoyo sendiri saat ini akan dibuka setiap Sabtu mulai pukul 15.00- 21.00. Dijajakan aneka kuliner khas Semarangan, misalnya Sego Kethek, Sego Jantung, Sego Ambeng dan lainnya. Semua di-setting khas pedesaan, dengan suasana, asyik, nyaman, dengan harga murah. “Harapannya tentu Tinjomoyo yang dulu melegenda ini bisa terangkat kembali dan menjadi objek wisata andalan di Jateng,” ucapnya.

Melihat antusiasme pengunjung, ia menargetkan transaksi minimal Rp 50 juta. Ke depan akses pengunjung akan dipermudah dengan dibukanya jalur BRT dan shuttle bus yang disediakan gratis untuk wisatawan yang datang. “Kami terus bersinergi dengan Pemkot agar bisa lebih maksimal,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi yang turut hadir sangat mengapresiasi langkah dari Pemkot Semarang dalam menghidupkan Tinjomoyo. “Kami mendukung penuh,” tambahnya.

Kepala Dinas Kebudayan dan Pariwisata Kota Semarang, Masdiana Safitri melalui Kabid Kelembagaan Kepariwisataan, Giarsito Sapto Putratmo menuturkan bahwa Kemenpar memiliki program 100 objek wisata digital, saat ini baru ada 8. “Nah Semarang yang pertama sebagai pasar digital dengan mekanisme non tunai,” tuturnya.

Setelah soft opening atau uji coba, akan di-launching pada 7 April mendatang. Selain itu, Pemkot akan mengajukan kepada Kemenpar untuk menjadikan Pasar Semarangan Tinjomoyo, sebagai pasar percontohan digital di Indonesia. “Nanti dilihat antusismenya, bisa jadi bukan hanya Sabtu,” pungkasnya. 

(sm/den/dit/ida/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia