Senin, 21 May 2018
radarsemarang
icon featured
Radar Semarang

Terpental Keluar dari Mobil, Mahasiswa Undip Tewas di Tol

1 Tewas, 1 Luka, Laka Depan Taman Lele

Senin, 12 Feb 2018 13:42 | editor : Ida Nor Layla

Mobil Honda Jazz korban ringsek setelah menabrak pembatas jalan.

PARAH : Mobil Honda Jazz korban ringsek setelah menabrak pembatas jalan. (MUHAMMAD HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) tewas secara tragis setelah mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan di ruas Jalan Tol  KM 11.00C/A, Minggu (11/2/2018) sekitar pukul 12.25.

Dugaan sementara, korban melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak bisa menguasai kendaraanya. Hingga akhirnya oleng dan menabrak pembatas jalan.

Korban bernama Muhammad Amiruddin, 22, warga Jalan Cengkeh Kelurahan, Rajabasa, Bandar Lampung. Dari indtitasnya diketahui mahasiswa dari Fakuktas Teknik, Jurusan Teknik Mesin Undip.

Informasi yang dihimpun, insiden tragis ini terjadi saat korban mengendarai mobil Jazz bernopol BE 2098 YT melaju dari arah ruas jalan pintu Tol Tembalang menuju exit Tol Gayamsari. Sesampainya di ruas jalan Km 11.000 C/A, atau samping Waterblaster, laju mobil warna hitam ini mengalami oleng dan menabrak guardrail pembatas jalan.

"Korban melaju dengan kecepatan tinggi, pengemudi (korban) sampai terlempar keluar setelah menabrak guardrail. Korban satu orang," ungkap Kasubnit IX PJR Tol Semarang Ipda Tri Budi Hartoto, Minggu (11/2/2018).

Sementara, Humas PT Jasa Marga Semarang, Riyono, mengatakan dari data yang ada, korban masuk dari pintu tol Tembalang hendak menuju ke arah Gayamsari.

"Dari pantauan CCTV yang ada, terlihat korban mengendarai mobil dalam kecepatan tinggi dan terlihat oleng. Mobil terpelanting setelah menabrak guardrail (besi pembatas)," katanya.

Riyono juga menjelaskan, saat dilakukan pertolongan pertama oleh petugas Jasa Marga dan PJR Ditlantas Polda Jateng, posisi korban sudah tergeletak tertelungkup di jalan dan safetybelt masih melekat di samping korban.

"Saat di TKP masih bernafas, langsung kita bawa ke rumah sakit, namun korban meninggal dunia dalam perjalananan," imbuhnya.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Kita cek bekas ban mobil, untuk melihat kecepatan awal nabrak. Baru akan bisa kita tentukan dia ada kelebihan kecepatan atau tidak. Kemudian kedua dari hancurnya mobil itu akan kita cek dulu, apakah dia ditabrak dari belakang atau kecelakaan tungggal. Nanti kami kabari lagi," tegasnya.

Di tempat terpisah, kecelakaan juga terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya depan tempat wisata Taman Lele, Ngaliyan.

Pengendara sepeda motor berboncengan mengelami kecelakaan dengan sebuah truk dan menewaskan seorang pembonceng yang juga seorang mahasiswa.

Korban tewas diketahui bernama Anna Nurlaila, 19, warga Desa Keben Mangunrejo Pulokulon Grobogan. Korban meninggal dilokasi kejadian, mengalami luka parah di bagian kaki lantaran terlindas roda truk. Rekannya, Annisa Ambika Lestari, 19, warga Kelurahan Jrakah Tugu Kota Semarang, mengalami luka bagian tangan, lecet, dirawat di RS Tugu Semarang.

(sm/mha/ida/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia