Sabtu, 24 Feb 2018
radarsemarang
icon featured
Radar Semarang

Tiga Romo Doakan Pasien Kembali Sehat

Senin, 12 Feb 2018 11:51 | editor : Ida Nor Layla

Ratusan pasien dan keluarganya mengikuti misa dalam peringatan Hari Orang Sakit Sedunia di RS St Elisabeth Semarang, Minggu (11/2/2018).

MISA ORANG SAKIT: Ratusan pasien dan keluarganya mengikuti misa dalam peringatan Hari Orang Sakit Sedunia di RS St Elisabeth Semarang, Minggu (11/2/2018). (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Ratusan pasien RS St Elisabeth Semarang dan keluarganya Minggu (11/2/2018) dikumpulkan di ruang polis spesialis. Mereka didoakan agar cepat sembuh dan kembali berkumpul dengan keluarga oleh tiga Romo. Yakni, Romo Kardinal Darmo Admodjo, Romo Hari Asmoro dan Romo Emanuel Graha Lisannya.

Dalam acara untuk memperingati Hari Orang Sakit Sedunia ke-26 itu, keluarga mendampingi pasien mengikuti misa bersama yang dipimpin Romo Kardinal Darmo Admodjo. Selanjutnya Romo melakukan pengurapan dengan cara mendatangi satu persatu pasien yang sakit untuk didoakan agar cepat sembuh. Saat didoakan, beberapa pasien dan keluarganya meneteskan airmata karena terharu. Sebab, mereka merasa tidak hanya diperhatikan oleh keluarganya, tetapi orang lain juga ikut mendoakan.

Salah satu keluarga pasien, Maria Vera, 42, mengaku, baru kali pertama mengikuti acara tersebut. Menurut dia, doa dari para Romo dapat memberikan semangat kepada orang sakit bisa segera sembuh. “Tentunya dengan mengikuti kegiatan ini memunculkan aura positif dan menambah semangat yang sakit menjadi sembuh,” katanya.

Romo Kardinal Darmo Admodjo saat mendoakan pasien di RS St Elisabeth Semarang, Minggu (11/2/2018).

DOAKAN PASIEN : Romo Kardinal Darmo Admodjo saat mendoakan pasien di RS St Elisabeth Semarang, Minggu (11/2/2018). (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Humas RS St Elisabeth, Probowati Tjondro Negoro, mengatakan, kegiatan ini dilakukan setiap tahunnya dengan tujuan menyambangi pasien yang sakit ataupun keluarga pasien untuk mengingatkan sakit sebenarnya bisa dicegah. Selain itu, kegiatan ini juga untuk mendoakan mereka yang sakit segera sembuh. Sebab, penyembuh sakit bukan hanya dari perawatan dokter ataupun obat-obatan. Namun juga dengan doa, sehingga pasien mempunyai semangat untuk cepat sembuh. “Setiap tahun RS Elisabeth memperingati hari orang sakit ini dengan harapan orang yang sakit ini akan bersemangat untuk bisa sembuh,” ujarnya.

(sm/hid/mim/ida/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia