Minggu, 18 Feb 2018
radarsemarang
icon featured
Ekonomi

Bisnis Properti Diyakini Masih Bergairah

Sabtu, 10 Feb 2018 10:00 | editor : Pratono

TETAP LAKU : Momen Imlek dimanfaakan pengembang untuk mendongkrak penjualan unit hunian dengan tawaran program menarik.

TETAP LAKU : Momen Imlek dimanfaakan pengembang untuk mendongkrak penjualan unit hunian dengan tawaran program menarik. (Puput Puspitasari/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.ID – Memasuki tahun politik, sejumlah pengembang meyakini pesta demokrasi tak terlalu berpengaruh buruk terhadap penjualan perumahan. Bahkan pengembang di Magelang optimistis nasib bisnis properti di tahun 2018 jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.

Staf Pemasaran Damai Putra Group (DPG) B Yuniarto mengatakan, penjualan unit seharga Rp500 juta ke atas justru ramai peminat. Nilai transaksi pada 2017 mencapai Rp37 miliar dan tahun ini ditargetkan mencapai Rp40 miliar. “Yang laku hunian kelas menengah atas atau middle up, mulai tipe 55 ke atas,” katanya pria yang akrab di sapa Yuyun, Jumat (9/2/2018).

Ia mengamati, pembelian hunian kelas menengah atas tidak hanya difungsikan sebagai tempat tinggal saja. Namun, sebagian dari konsumennya memilih untuk investasi. Pembeli dari luar kota cenderung membeli untuk investasi masa depan, kemudian disewakan. “Tapi ada beberapa juga yang ditempati sendiri, mengingat Magelang adalah daerah yang nyaman dan aman untuk tempat tinggal,” ujarnya.

Persaingan bisnis properti di Magelang dinilai cukup ketat. Pihaknya pun berusaha untuk jemput bola dan menawarkan berbagai program menarik. “Saat ini, kemudahan lain juga dari sisi perbankan. Bunga KPR turun, dan hunian bisa di-KPR selama 20 tahun.”

Kepala Cabang BTN Magelang Heru Kristianto memprediksi, tahun ini, pasar porperti di Magelang masih bergairah. Kondisi ini diuntungkan dengan adanya kawasan Candi Borobudur yang masih menjadi magnet utama pertumbuhan properti dan memiliki tingkat kunjungan wisata yang sangat tinggi.

Di sisi lain, nilai investasi di sekitarnya kawasan wisata ini selalu meningkat. Hal inilah yang mendorong bisnis properti di semua kelas menjanjikan. “Maka saya katakan, tahun 2018 bisnis properti akan tetap bangus, bahkan akan meningkat,” jelasnya.

(sm/put/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia