Sabtu, 24 Feb 2018
radarsemarang
icon featured
Hukum & Kriminal

Driver Panggilan Tipu Luar Dalam 7 Wanita

Ditangkap Usai Menyetubuhi Korban

Kamis, 08 Feb 2018 13:35 | editor : M Rizal Kurniawan

BEJAT: Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi menginterogasi tersangka Dede Kurniawan Sanjaya saat gelar perkara, kemarin.

BEJAT: Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi menginterogasi tersangka Dede Kurniawan Sanjaya saat gelar perkara, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID - Perbuatan Dede Kurniawan Sanjaya alias Dewa Krisna, 32, warga Jalan Alamanda, Kelurahan Pelutan, Pemalang, benar-benar bejat. Bermodal mobil rental dan akun Facebook, dia berhasil memperdaya sedikitnya 7 wanita. Bukan hanya membawa kabur barang berharganya, pria yang bekerja sebagai driver panggilan ini juga menyetubuhi sejumlah korbannya.

Namun aksi penipuan ‘luar dalam’ yang dilakukan Dede akhirnya berakhir, setelah polisi menangkapnya di depan sebuah warung internet (warnet) di Jalan Sindoro, Kecamatan Pemalang, Jumat (2/2) sekitar pukul 03.00 lalu. Ia dibekuk setelah salah satu korbannya, SR, 25, warga Surabaya yang tinggal di Pedurungan Tengah, Semarang melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Pedurungan,  Jumat (2/2) malam.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, nasib apes yang dialami SR bermula dari perkenalannya dengan pelaku di media sosial Facebook pada Mei 2017. Dari perkenalan lewat chating di Facebook itu, keduanya intens berkomunikasi lewat telepon. Puncaknya, korban dan pelaku janjian bertemu di sebuah salon kecantikan di Jalan Palapa, Gayamsari, Kamis (1/2) sekitar pukul 13.00.

"Begitu bertemu dan ngobrol sebentar, pelaku mengajak korban jalan-jalan  sampai ke Jogja naik mobil Daihatsu Xenia warna hitam bernopol G 8419 KM. Di Jogja, keduanya sempat menginap di sebuah hotel. Di tempat itu, korban dan pelaku sempat melakukan hubungan suami istri,” jelas Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi saat gelar perkara, Rabu (7/2) kemarin.

Setelah puas di hotel, Jumat (2/2) pelaku mengajak korban pulang ke Semarang. Sampai di Semarang  sekitar pukul 21.00, pelaku sempat mampir di minimarket Alfamidi Jalan Brigjen Sudiarto, Pedurungan. Di tempat itu, pelaku minta korban membelikan perlengkapan mandi dengan memberi uang Rp 200 ribu. Rupanya hal itu hanya trik pelaku untuk memperdaya korban. Begitu korban masuk ke Alfamidi, pelaku langsung tancap gas membawa tas korban berisi uang, perhiasan dan handphone.

"Alasan pelaku meminta korban membeli perlengkapan mandi karena malam itu mau diajak lagi menginap di hotel. Tapi, begitu korban lengah, pelaku langsung kabur naik mobil yang disopiri," ujar Kompol Mulyadi.


Korban begitu keluar dari Alfamidi, terkejut setelah tahu Dede dan mobilnya di parkiran depan Alfamidi sudah raib. Padahal di dalam tas miliknya yang diletakkan di jok depan terdapat satu unit handphone Samsung J7, cincin emas 1,4 gram, uang tunai Rp 400 ribu, ATM, dan surat-surat berharga lainnya.

Tak terima dengan kejadian itu, korban langsung melapor ke Polsek Pedurungan. Begitu menerima laporan, petugas bergerak melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap pelaku di Pemalang. Polisi juga menyita barang bukti uang hasil kejahatan mencapai Rp 5.840.000.  "Berkat kecepatan korban melapor, pelaku berhasil ditangkap meski sudah sampai Pemalang," katanya.

Atas kejadian itu, Mulyadi mengimbau kepada masyarakat jangan sampai mudah tergoda bujuk rayu saat berkenalan dengan seseorang di Facebook. "Saya berpesan kepada masyarakat, perkenalan dengan menggunakan media sosial itu ada yang menguntungkan, tapi ada yang merugikan. Contohnya kasus ini," ujarnya.

Tersangka Dede mengaku kali pertama bertemu SR di sebuah salon kecantikan di Jalan Palapa, Gayamsari Kamis (1/2) sekitar pukul 13.00. Selanjutnya, pertemuan itu dilanjutkan jalan-jalan sampai keluar kota. " Awalnya, mau ke Borobudur, tapi sampai di pertigaan arah Borobudur hujan deras, kemudian dia (korban) minta langsung ke Jogja saja," aku Dede.

Sampai di Jogja, keduanya menikmati suasana malam dan kemudian menginap di sebuah hotel. Dede juga mengaku selama menginap di hotel, telah menyetubuhi korban dua kali. "Ya, suka sama suka. Dua kali (menyetubuhi), setelah itu pulang ke Semarang," katanya.

Rupanya, aksi Dede ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelum dengan SR, ia pernah melakukan modus yang sama kepada perempuan lain. Ia mengaku sudah memperdayai sedikitnya tujuh korban, termasuk SR. “Sudah enam wanita, ini yang ke tujuh," ucapnya polos.

Namun demikian, Dede mengaku, dari enam perempuan sebelumnya tidak semuanya disetubuhi.  "Ada yang iya. Tidak semuanya," akunya polos.

(sm/mha/dit/zal/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia