Sabtu, 24 Feb 2018
radarsemarang
icon featured
Hukum & Kriminal

Pedagang Angkringan Nyambi Jual Sabu

Rabu, 17 Jan 2018 08:30 | editor : Pratono

GELAR PERKARA : Petugas Polsek Semarang menunjukkan barang bukti yang disita dari tangan tersangka pengedar sabu Diavi Febri Ananta.

GELAR PERKARA : Petugas Polsek Semarang menunjukkan barang bukti yang disita dari tangan tersangka pengedar sabu Diavi Febri Ananta. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID - Seorang pedagang nasi kucing (angkringan) yang kerap mangkal di sekitaran Pasar Rejomulyo atau yang sering disebut Pasar Kobong, diringkus aparat Polsek Semarang Selatan. Ia diduga menjadi pengedar sabu.

Tersangka Diavi Febri Ananta alias Soon, 19, warga Mlatiharjo, Semarang Timur diamankan aparat saat hendak melakukan transaksi, Senin (15/1/2018) sekitar pukul 02.10 WIB. Petugas juga menyita 11 gram sabu yang terbagi dalam 16 paket. Paket tersebut disembunyikan dalam bungkus rokok.

Kapolsek Semarang Selatan Kompol Dedi Mulyadi mengatakan, pengungkapan ini atas informasi masyarakat adanya transaksi narkoba di wilayah hukumnya, Minggu (14/1/2018) lalu. Dari hasil tindak lanjut informasi ini, petugas melakukan penelusuran hingga akhirnya berhasil menyergap tersangka.

"Pelaku cukup licin, dia masih berhasil lolos meski kejar-kejaran terjadi hingga ke Jalan Raden Patah, Rejomulyo, Semarang Timur. Begitu dia lengah, langsung dilakukan penyergapan," ungkapnya saat gelar perkara di Mapolsek Semarang Selatan, Selasa (16/1/2018). 

Dedi membeberkan, praktik bisnis terlarang yang dilakukan Soon ini rupanya dikendalikan dari balik Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang oleh salah satu narapidana kasus narkoba berinisial AC. 


Sementara, Soon berdalih tidak mengetahui detail terkait peredaran narkoba tersebut. Ia hanya dimintai tolong AC untuk mengambil sabu-sabu lalu diminta untuk meraciknya per paket. Paket sabu tersebut kemudian dikirimkan dan diletakkan sesuai alamat yang diberikan AC.

(sm/mha/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia