Kamis, 26 Apr 2018
radarsemarang
icon featured
Radar Semarang
Pilgub Jateng 2018

Golkar Ditinggal PDI Perjuangan

Rabu, 10 Jan 2018 07:30 | editor : Pratono

DAFTAR : Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng, Bambang Kusriyanto saat menerima berkas dari Ketua KPU Jateng Joko Purnomo, kemarin.

DAFTAR : Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng, Bambang Kusriyanto saat menerima berkas dari Ketua KPU Jateng Joko Purnomo, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID – Partai Golkar ditinggal PDI Perjuangan dalam Pilgub Jateng, 2018 mendatang. Sebab, hingga pendaftaran paslon Ganjar Pranowo-Taj Yasin, Selasa (9/1/2018) siang, partai berlambang pohon beringin ini tidak datang. Padahal, sebelumnya, Partai Golkar digadang-gadang akan ikut mengusung Ganjar-Yasin. Saat acara pendaftaran paslon di Panti Marhen, logo partai sudah dipasang bersama partai pengusung lain, seperti PDI Perjuangan, PPP, Partai Demokrat, dan Partai Nasdem.

Komisioner Bidang Pemutakhiran Data Pemilih Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Muslim Aisha menjelaskan, saat pengumpulan bekas pendaftaran Ganjar-Yasin, hanya ada empat partai yang mengusung Ganjar. "PDI Perjuangan, Demokrat, Nasdem, dan PPP. Golkar tidak bisa mengusung pasangan Ganjar-Yasin karena sudah ditutup untuk pendaftartan hari ini," tegasnya.

Menurutnya, dari pendaftaran ini, berarti sudah final, Golkar tidak bisa masuk ke koalisi ini. Sebab, dari informasi yang dia terima, tidak ada rencana revisi partai pengusung. "Kalau Golkar mau maju, ya berarti mengusung sendiri. Tidak ikut koalisi ini," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jateng Iqbal Wibisono mengaku, partainya memang tidak mengusung Ganjar-Yasin. Pasalnya, keputusan koalisi dari tingkat DPP belum turun. Bahkan belum ada petunjuk langkah politik yang harus diambil. "Itu mungkin yang dilakukan politisi tingkat atas. Prinsipnya apa pun keputusan DPP Partai Golkar kita tegak lurus untuk mengawalnya," tuturnya.

Iqbal membeberkan, belum adanya keputusan terhadap arah koalisi karena ada hal prinsip dalam politik yang harus diselesaikan. "Paling besok malam (hari ini, red) sudah jelas dan pasti. Masih menunggu keputusan DPP," ucap Iqbal.

Soal pemasangan logo Golkar di acara Panti Marhen, Iqbal mengaku tidak mengetahuinya. "Malah saya belum tahu. Golkar belum menentukan arah dukungan," tegasnya.

(sm/amh/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia