Rabu, 17 Jan 2018
radarsemarang
icon featured
Metro Pekalongan

Lebakbarang Longsor, Akses Jalan Karanganyar Putus

Selasa, 09 Jan 2018 13:38 | editor : Baskoro Septiadi

BUKA AKSES : Warga melakukan kerja bakti di Desa Mendolo, Lebakbarang, agar jalan menuju Karanganyar bisa dilalui. 

BUKA AKSES : Warga melakukan kerja bakti di Desa Mendolo, Lebakbarang, agar jalan menuju Karanganyar bisa dilalui.  (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID - Akses di Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, terputus akibat tertimbun longsor. Peristiwa tersebut terjadi setelah kawasan tersebut diguyur hujan lebih dari 4 jam, Minggu (7/1/2018).

Matrial tanah dan batu yang jatuh dari tebing setinggi 150 meter, bukan hanya menutup jalan akses yang menuju Kecamatan Karanganyar, namun juga menumbangkan dua pohon besar yang menghalangi jalan utama Lebakbarang Karanganyar.

Bahkan beberapa kabel listrik juga putus, sehingga beberapa Desa Kecamatan Karanganyar dan Lebakbarang mengalami mati listrik, mulai Minggu (7/1/2018) malam hingga Senin (08/01/2018) kemarin, demkian juga dengan jaringan telepon ikut terputus.

Camat Lebakbarang, Alif Nurfianto, mengungkapkan bahwa longsor yang terjadi Minggu (7/1/2018) malam pukul 21.00 WIB, merupakan longsor susulan yang sebelumnya terjadi, namun tidak sebesar kali ini. Menurutnya, untuk membuka akses jalan agar jalan raya Kecamatan Lebakbarang menuju Karanganyar bisa dilalui, warga bersama anggota Koramil dan Polsek, melakukan kerja bakti menyingkirkan material longsoran dan pohon yang melintang di tengah jalan.

“Ada 70 an orang yang kita kerahkan untuk kerja bakti tadi malam, agar akses jalan Lebakarang Karanganyar bisa dilalui, karena banyak anak sekolah dan pekerja yang melakukan aktivitas di Kajen, melalui jalan ini,” ungkap Alif.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Djatmiko, mengatakan bahwa jalur Lebakbarang menuju Karanganyar sudah bisa dilalui, namun tidak lancar karena harus antre satu persatu.

Menurutnya BPBD juga sudah berkoordinasi dengan pihak PLN dan Telkom Area Pekalongan, agar listrik dan telepon bisa aktif pada Senin (8/1/2018) sore.

“Peralatan berat sudah kita datangkan sejak Senin pagi untuk membersihkan material di jalan,” kata Bambang.

Bambang juga menegaskan bahwa warga yang berada di Desa Lebakbarang, harus waspada khususnya ketika hujan deras turun secara terus menurus, seperti yang terjadi Minggu (7/1) malam kemarin.

“Kalau hujan deras terus lebih dari 4 jam dan ada suara bergemuruh, warga harus waspada, karena Lebakbarang ini sering terjadi longsor,” tegas Bambang Djatmiko.  

(sm/thd/bas/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia