Senin, 11 Dec 2017
radarsemarang
icon featured
Radar Semarang

Mahasiswa Undip Tewas Setelah Tabrak Trotoar

Rabu, 06 Dec 2017 16:09 | editor : Pratono

TERPELANTING: Kendaraan korban saat dievakuasi petugas Satlantas Polrestabes Semarang.

TERPELANTING: Kendaraan korban saat dievakuasi petugas Satlantas Polrestabes Semarang. (Muhammad Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jenderal Pol Anton Sujarwo atau tepatnya di depan PT Raja Besi, Banyumanik Semarang. Pengendara motor yang berboncengan menabrak trotoar sehingga seorang tewas di lokasi kejadian.

Korban tewas diketahui bernama Indra B Rezki Siregar, 19, warga Jalan Lintas Sibuhuan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Korban tewas akibat mengalami luka serius di bagian kepala. Sedangkan rekannya, Fikri Risang Adi, 18, warga Kompleks Mitra Indah Utama, Bangka B Darat, Pontianak, Kalimantan Barat mengalami luka dan mendapat perawatan di rumah sakit.

Peristiwa ini terjadi, Rabu (6/12) sekitar pukul 10.30 wib. Kejadian berawal ketika dua remaja ini berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi KB 4601 HI dari arah selatan ke utara atau Ungaran ke Tembalang.

Sesaat perjalanan di depan PT Raja Besi, tiba-tiba kendaraan yang ditunggangi dua mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini oleng dan menabrak trotoar. Diduga, laju kendaraan yang kencang ini mengakibatkan keduanya terpelanting setelah menabrak trotoar.

"Diduga ngantuk. Setelah menabrak, korban terpelanting hingga terjatuh masuk ke dalam selokan," ungkap Kapolsek Banyumanik Kompol Retno Yuli di lokasi kejadian.

Petugas Unit Laka Lantas Polrestabes Semarang yang mendapat laporan informasi ini langsung menuju lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Usai olah TKP, jenasah langsung dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut. Sementara korban luka dilarikan ke RS St Elisabeth Semarang.

(sm/mha/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia