Minggu, 17 Dec 2017
radarsemarang
icon featured
Ekonomi

Desember Perlu Waspada Inflasi Bahan Makanan

Selasa, 05 Dec 2017 14:27 | editor : Baskoro Septiadi

WASPADA: Sejumlah kelompok makanan cukup sensitif dengan perubahan cuaca dan musim, khususnya di cuaca ekstrem yang melanda sebagian Indonesia, akhir-akhir ini.

WASPADA: Sejumlah kelompok makanan cukup sensitif dengan perubahan cuaca dan musim, khususnya di cuaca ekstrem yang melanda sebagian Indonesia, akhir-akhir ini. (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID – Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah di Indonesia dikhawatirkan akan berdampak pada kelompok bahan makanan. Antisipasi perlu dilakukan guna mencegah peningkatan inflasi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Margo Yuwono mengatakan, tahun lalu tren inflasi di Desember mengalami penurunan, namun untuk Desember tahun ini perlu diwaspadai, mengingat adanya perubahan cuaca yang cukup ekstrem.“Cuaca ekstrem ini akan berdampak pada pasokan, terutama untuk pasokan kelompok bahan makanan yang rentan terhadap perubahan cuaca,”ujarnya, Selasa (5/12/2017).

Begitu juga dengan transportasi. Cuaca ekstrem dikhawatirkan dapat menghambat transportasi yang berakibat pada tersendatnya distribusi barang. “Tersendatnya distribusi akan berdampat pada suplai yang terganggu dan ini dapat menyebabkan inflasi meningkat. Itu yang menjadi catatan untuk bulan Desember ini,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, Arif Sambodo menyatakan bahwa ketersediaan sejumlah bahan makanan masih cukup aman hingga Natal dan tahun baru mendatang.

“Beberapa daerah di Jawa Tengah memang tengah dilanda banjir, namun masih ada beberapa sentra penghasil bahan pangan yang tidak terkena. Diantaranya penghasil beras di Klaten, penghasil bawang merah di Brebes, cabai di Temanggung dan beberapa daerah lainnya. Sentra-sentra penghasil pangan tersebut terkena hujan memang tapi tidak terendam banjir,” ujarnya.

Sehingga ketersediaan dinilai masih cukup aman, meski beberapa daerah terkena banjir. Ia menyebutukan, untuk beras stok masih mencukupi hingga panen pada Februari mendatang, kemudian stok gula masih mencukup hingga 4 bulan mendatang, minyak goreng hingga 2 bulan, bawang merah masih cukup untuk 3 bulan ke depan dan cabai hingga sebulan mendatang.“Jadi kalau untuk Natal dan tahun baru, ketersediaan bahan pangan tersebut masih cukup aman,” ujarnya.

(sm/dna/bas/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia