Minggu, 17 Dec 2017
radarsemarang
icon featured
Sepakbola

Wakil FIFA Beri Pembekalan Wasit Liga 3

Selasa, 05 Dec 2017 13:51 | editor : Baskoro Septiadi

BERBAGI ILMU: Referee Manager FIFA, Kari Seitz Varnhagen didampingi Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria dan pengurus Asprov PSSI Jateng usai pembekalan kemarin.

BERBAGI ILMU: Referee Manager FIFA, Kari Seitz Varnhagen didampingi Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria dan pengurus Asprov PSSI Jateng usai pembekalan kemarin. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID – Referee Manager FIFA, Kari Seitz Varnhagen didatangkan oleh PSSI untuk memberikan pembekalan kepada 40 wasit yang bertugas di ajang Putaran Nasional Liga 3 yang mulai bergulir awal Desember ini.

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan, wasit-wasit Liga 3 dipilih untuk mendapatkan pembekalan karena PSSI ingin menyentuh kompetisi Nasional yang paling dasar di Indonesia terlebih dahulu.

''Naiknya level dan kualitas wasit dilihat dari liga di mana dia memimpin. Di kesempatan ini, kami ingin memulai dari yang paling dasar yaitu di Liga 3. Bukan memulai yang sudah ada. Karena kami ingin memperiapkan wasit untuk mewakili Indonesia di ajang internasional. Sasaran awalnya menyongsong 2018 ini, kami ingin menyentuh kompetisi yang paling dasar yakni Liga 3,'' kata Ratu Tisha.

Target jangka panjang terkait representasi wasit Indonesia di ajang internasional itu, ingin dicapai pada 2024. Adapun target jangka pendeknya pada 2020 disebutkan, PSSI harus punya katagori wasit elite tingkat Nasional hingga daerah.

''Menjawab harapan dan cita-cita tersebut kami tidak main-main untuk set up target. PSSI dan perangkat pertandingan, khusunya wasit, ada untuk proteksi pemain. PSSI mengalokasikan budget yang diberikan FIFA sebanyak 60 persen untuk perbaikan match commisioner dan wasit. Hal ini juga harus dibarengi mimpi wasit di Indonesia yang harus set target dirinya sendiri baik jangka panjang dan jangka pendek,'' sambungnya..

Permasalahan perwasitan di Indonesia dipandang Ratu Tisha ada pada kemampuan dasar dan struktur pembinaan perwasitan. PSSI saat ini tengah mengencarkan perbaikan referee coaches atau pelatih wasit yang bertugas mengevaluasi tiap wasit yang ada di Indonesia.

''Di periode jangka pendek yakni 2018-2020, kami akan membentuk dulu referee coaches yang baik. Kami bentuk dulu pelatihnya sehingga ada nanti good referee. Menurut kami saat wasit bertugas harus ada yang bertugas juga untuk melihat dan mengevaluasi. Jika yang mengevaluasi bukan orang yang berkompeten, maka mustahil wasit bisa naik ke jenjang berikutnya. Kami akan perbaiki referee coaches,'' papar Ratu Tisha.

Dengan target itu pada 2020 pihaknya baru akan bisa melihat hasilnya. Dia juga berharap target jangka panjang dan seluruh mimpi ini juga didukung seluruh masyarakat.''Indonesia saat ini masih dalam level membuat good referee coaches. Harapannya Indonesia bisa menyusul apa yang sudah dicapai negara lain yang sudah menerapkan Video Asistant Referee (VAR). Namun bukan dalam waktu dekat sebab kami masih harus melakukan pembenahan minimal delapan tahun ke depan. Ini bukan langkah yang mustahil dan wasit-wasit di Liga 3 harus terus bermimpi untuk bisa memimpin pertandingan internasional nantinya,'' tandasnya. 

(sm/bas/bas/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia