Minggu, 17 Dec 2017
radarsemarang
icon featured
Radar Semarang

GP Ansor Ungaran Buka Posko Peduli

Senin, 04 Dec 2017 16:46 | editor : Ida Nor Layla

Beberapa relawan GP Ansor Kabupaten Semarang saat membuka posko bencana pada Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Bung Karno (ABK) Ungaran, Minggu (3/12/20

PEDULI: Beberapa relawan GP Ansor Kabupaten Semarang saat membuka posko bencana pada Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Bung Karno (ABK) Ungaran, Minggu (3/12/2017). (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID-UNGARAN.  Bencana banjir di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengundang simpatik berbagai pihak. Di antaranya Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Semarang, Minggu (3/12/2017) membuka posko peduli bencana banjir DIY saat Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Bung Karno (ABK) Ungaran.

Koordinator aksi Peduli Banjir GP Ansor dan Banser, Taqwim Mujiono mengatakan musibah bisa terjadi dimana saja dan bisa menimpa siapa saja. Oleh sebab itu pihaknya melalui kegiatan ini hendak mengetuk hati masyarakat Kabupaten Semarang untuk ikut meringankan beban korban banjir di Pacitan, Bantul, Gunung Kidul dan Sekitarnya.

“Barangkali sekarang saudara kita di Gunungkidul yang kena musibah, tapi siapa yang tahu besok atau kapan kita juga bisa terkena musibah. Maka kita punya kewajiban untuk membantu saudara kita yang terkena musibah,” kata Taqwim.

Dijelaskan Tqwim, posko Peduli Banjir yang diinisiasi oleh PAC GP Ansor Ungaran Timur dan Satkoryon Banser Ungaran Timur ini sudah dibuka sejak Sabtu (2/12/2017) lalu. Rencananya Posko Peduli Banjir ini akan dibuka hingga Minggu malam (3/12/2017). “Jika sudah terkumpul, kita akan distribusikan lewat GP Ansor Wilayah Jawa Tengah, supaya lebih tertib,” katanya.

Hal tersebut sontak mengundang simpati beberapa masyarakat Kabupaten Semarang yang datang pada CFD di ABK Ungaran.“Bahkan ada seorang TKI di Hongkong yang ikut menyumbang lewat rekening. Dia tahu dari media sosial,” katanya.

Terlihat beberapa warga, selain memberikan sumbangan dalam bentuk uang beberapa juga menyumbangkan pakaian layak pakai.

Seperti yang dilakukan oleh Warga Kelurahan Kalirejo, Yuni Puspita Rini, 30. “Kasihan mereka pasti butuh baju-baju kering, kebetulan dirumah banyak jaket-jaket dan baju pantas pakai,” kata Yuni. 

(sm/ewb/ida/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia