Rabu, 13 Dec 2017
radarsemarang
icon featured
Sepakbola

Segera Pikirkan Masa Depan PSIS

Rabu, 29 Nov 2017 13:17 | editor : Pratono

LOLOS LIGA 1: Pemain, pelatih dan ofisial PSIS meluapkan kegembiraannya setelah berhasil mengalahkan Martapura FC, 6-4, dalam laga super ketat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (28/11/2017).

LOLOS LIGA 1: Pemain, pelatih dan ofisial PSIS meluapkan kegembiraannya setelah berhasil mengalahkan Martapura FC, 6-4, dalam laga super ketat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (28/11/2017). (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID -- Tiket promosi ke Liga 1 musim depan sudah digenggam PSIS Semarang. Manajemen harus gerak cepat mulai memikirkan masa depan tim untuk berlaga di kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia tersebut.

Segala aspek baik teknis maupun nonteknis tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut harus ikut berubah. Dari sisi teknis, di Liga 1 musim depan, PSIS tentunya wajib memiliki pemain-pemain yang lebih mumpuni.

“Liga 1 kelas permainannya tentu berbeda. Dan memang kami sudah harus mulai memikirkan masa depan. Termasuk rencana-rencana perekrutan pemain, baik pemain lokal maupun pemain asing,” kata CEO PT Mahesa Jenar Semarang AS Sukawijaya.

Tak menutup kemungkinan, kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu, musim depan PSIS akan diperkuat oleh pemain-pemain berkualitas. ”Kalau untuk pemain asing, rencananya kami akan mencari langsung di negara masing-masing,” sambungnya.

Sementara mengenai hal yang bersifat nonteknis, salah satunya yaitu pendanaan. Berlaga di kompetisi kasta tertinggi musim depan mengharuskan manajemen Mahesa Jenar menyiapkan pendanaan yang lebih besar dibanding di Liga 2.

“Kalau Liga 2 kemarin kami harus mengeluarkan uang sekitar Rp 7 miliar. Kalau di Liga 1 tentunya akan lebih banyak, bisa dua kali lipatnya. Tapi untuk Liga 1 tentu pemasukan juga akan lebih besar, terutama dari sisi sponsorship,” sambung Yoyok Sukawi.

Sementara head coach Mahesa Jenar Subangkit mengaku belum membicarakan masa depannya bersama tim Mahesa Jenar. “Kemarin saya masih harus fokus membawa PSIS bertarung di babak delapan besar hingga ke perebutan juara ketiga, jadi mungkin setelah ini baru akan ada komunikasi dengan manajemen,” bebernya.

Disinggung mengenai skuadnya di Liga 2 saat ini, Subangkit mengatakan sebagian pemainnya layak dipertahankan untuk bertarung di kompetisi kasta tertinggi. ”Mungkin sekitar 60 hingga 70 persen pemain layak dipertahankan,” jelasnya.

(sm/bas/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia