Kamis, 14 Dec 2017
radarsemarang
icon featured
Hukum & Kriminal

Ribuan Kemasan Pupuk Cair Ilegal Diamankan

Selasa, 21 Nov 2017 12:01 | editor : Baskoro Septiadi

ILEGAL: Anggota Ditreskrimsus Polda Jateng menggelar barang bukti berupa pupuk cair yang diedarkan tanpa izin.

ILEGAL: Anggota Ditreskrimsus Polda Jateng menggelar barang bukti berupa pupuk cair yang diedarkan tanpa izin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID - Sebuah gudang berisi kemasan pupuk ilegal di Dusun Kuwu RT 02 RW 01 Kecamatan Dempet Kabupaten Demak di gerebek aparat Polda Jateng. Dari pengungkapan ini petugas Ditreskrimsus Polda Jateng mengamankan ribuan kemasan pupuk cair tidak memiliki izin edar dan izin produksi.

Kasus ini berhasil diungkap pada Kamis (16/11) lalu. Berawal dari adanya informasi masyarakat beredarnya pupuk cair dalam kemasan botol yang ada didaerah Pantura termasuk Demak. Setelah ditindaklanjuti, petugas berhasil menemukan tempat pembuatan pupuk tersebut.

Dari pengungkapan ini, seorang bernama Alfan Junaidi alias AJ, 42, tak lain pelaku pemproduksi dan pemilik pupuk car ilegal dari CV Randu Aji ikut diamankan. Selain itu, berbagai barang bukti bahan dasar pupuk cair dan kemasan botol turut disita. 

Barang bukti pupuk cair dalam kemasan botol ini diberi merek antara lain Miyabi, Bonek dan juga Autogrow. Modus pelaku dalam membuat dan memproduksi pupuk cair tersebut tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan dan ketentuan perundang-undangan. 

"Modusnya pelaku memproduksi, memperdagangkan pupuk yang belum memiliki izin edar dari Kementan RI, dan tidak sesuai dengan komposisi pada label kemasan. Bahan dasarnya dibuat dari tumbuh-tumbuhan," ungkap Kasubdit Indagsi I Ditreskrimsus Polda Jateng, AKBP Egy Andrian Suez saat gelar perkara di Mako Ditreskrimsus Polda Jateng, Selasa (21/11).

Saat ini, kasus tersebut masih ditangani petugas Ditreskrimsus Polda Jateng. Petugas juga telah memintai keterangan saksi-saksi termasuk pemilik pupuk ilegal ini.

(sm/mha/bas/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia