Jumat, 24 Nov 2017
radarsemarang
icon-featured
Sepakbola
PSIS SEMARANG

PSIS Berharap Babak Delapan Besar Digelar di Tempat Netral

Selasa, 17 Oct 2017 07:30 | editor : Baskoro Septiadi

TATAP 8 BESAR: PSIS terus melakukan persiapan menghadapi babak krusial yaitu babak delapan besar Liga 2 yang akan segera digulirkan.

TATAP 8 BESAR: PSIS terus melakukan persiapan menghadapi babak krusial yaitu babak delapan besar Liga 2 yang akan segera digulirkan. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS Semarang berharap babak delapan besar Liga 2 bisa digelar di tempat netral untuk menjaga sportivitas mengingat babak delapan besar adalah babak yang krusial bagi masing-masing kontestan.

Seperti diketahui saat ini beberapa kontestan seperti Persebaya Surabaya, Persis Solo, PSMS Medan, Martapura FC dan PSPS Riau telah
mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah babak delapan besar kompetisi kasta kedua itu.

“Karena ini kompetisi harapan kami tentu bisa digelar di tempat netral. Kami sendiri sudah mengusulkan beberapa tempat seperti Jawa
Barat, Banten maupun DI Jogjakarta sebagai tuan rumah delapan besar,” kata CEO PT Mahesa Jenar Semarang, AS Sukawijaya kemarin.

Namun yang pasti, pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu mengatakan jadwal babak delapan besar yang semulai akan digelar pada 20-26
Oktober dipastikan diundur dalam waktu yang belum ditentukan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi.

“Kami sudah menerima surat dari LIB tentang penundaan pelaksanaan delapan besar dengan alasan untuk menjaga fairness kompetisi serta
melihat situasi terkini. Dalam waktu dekat ini LIB juga akan mengundang perwakilan klub-klub yang lolos,” sambung Yoyok Sukawi.

Sementara Meski jadwal babak delapan besar Liga 2 belum menemui kejelasan, tim PSIS Semarang terus menggelar persiapan intensif menghadapi babak krusial kompetisi kasta kedua di Indonesia tersebut.

Pada babak delapan besar mendatang, tim berjuluk Mahesa Jenar akan bercokol di Grup Y bersama tiga tim lainnya yaitu Persebaya Surabaya, PSPS Riau dan Mojokerto Putra. Empat kontestan tersebut nantinya akan berebut dua tiket semifinal melalui sistem pertandingan setengah kompetisi dengan format home tournament.

Itu artinya pada babak delapan besar Haudi Abdillah dkk akan melakoni tiga laga krusial. Setiap pertadingan di babak delapan besar ibarat
final bagi tim besutan coach Subangkit demi mewujudkan ambisi lolos ke babak selanjutnya.

“Kami harus mulai melupakan euforia kemenangan setelah lolos ke delapan besar. Kami harus ekstra fokus menghadapi delapan besar karena perjuangan masih panjang dan akan semakin berat,” beber Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho.

Dari sisi teknis, jeda waktu yang cukup panjang ini akan dimanfaatkan coach Subangkit untuk membenahi semua lini permainan. Lini belakang, tengah dan depan tak luput dari evaluasi pelatih asal Pasuruan itu.

Di lini belakang, catatan kemasikan 12 gol sejak awal kompetisi hingga babak 16 besar kemarin sebenarnya tidak terlalu buruk. Hanya saja menurutnya, konsentrasi lini belakang Mahesa Jenar masih harus terus ditingkatkan lagi.

“Kalau dari stok pemain lini belakang kami sudah bisa dibilang cukup karena di babak 16 besar kemarin kami merekrut sejumlah nama pemain belakang seperti Ali Khumaiedi di center bek dan Nanang Wahyudi di pos bek sayap. Sebelumnya kami sudah punya Haudi Abdillah, Rio Saputro,
Anhar Latif, Tegar Pribadi dan juga pemain sayap seperti Safrudin Tahar, Taufik Hidayat dan Yogi Ardianto,” kata Subangkit.

Kemudian untuk lini tengah dan depan, Subangkit juga masih memantau kondisi sejumlah pemain yang sempat didera cidera seperti duo breaker M Yunus dan Ruud Gullid yang saat ini mulai pulih dari cidera.

Selama 20 laga babak penyisihan grup dan babak 16 besar kemarin Mahesa jenar juga cukup produktif dengan menorehkan 38 gol. Yang menarik, tidak hanya striker yang mampu menyumbang gol untuk Mahesa Jenar. Top skor sementara dicatatkan oleh winger Melcior Leideker Majefat yang baru bergabung di putaran kedua babak penyisihan grup lalu. Hingga saat ini Melcior sudah mencatatkan enam gol untuk PSIS.

“Di setiap latihan kami selalu mencoba beberapa skema penyerangan termasuk skema set piece yang banyak membuahkan gol selama ini. Yang jelas kami ingin tampil lebih baik lagi di babak delapan besar besok,” sambung Subangkit.

Disinggung mengenai calon lawan, semua tim kontestan Grup Y bakal menjadi lawan yang baerat bagi Mahesa Jenar,”Apalagi ini sudah babak delapan besar, semua tim pasti akan ngotot untuk meraih hasil terbaik,” pungkasnya. (bas)

(sm/bas/bas/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia