Jumat, 22 Sep 2017
radarsemarang
Berita Daerah

Berkat Kapolres Brebes AKBP Sugiarto, Kini Rehan Tak Minder Lagi

Bantu Pengobatan Penderita Megacolon Kongenital

Minggu, 10 Sep 2017 23:10 | editor : M Rizal Kurniawan

Antono Rehan Maulana, 11, warga Desa Jagapura RT.03/03 Kecamatan Kersana Brebes bisa merasa lega kembali, setelah menjalani operasi Kolostomi di RSUP Dr Kariadi.

Antono Rehan Maulana, 11, warga Desa Jagapura RT.03/03 Kecamatan Kersana Brebes bisa merasa lega kembali, setelah menjalani operasi Kolostomi di RSUP Dr Kariadi. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

Kapolres Brebes AKBP Sugiharto saat mendatangi rumah Antono Rehan Maulana. Di Desa Jagapura RT.03/03 Kecamatan Kersana Brebes

Kapolres Brebes AKBP Sugiharto saat mendatangi rumah Antono Rehan Maulana. Di Desa Jagapura RT.03/03 Kecamatan Kersana Brebes (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

Setelah 10 Tahun Menderita Gangguan Usus, Rehan Bakal Bisa Sekolah Lagi

SEMARANG -  Antono Rehan Maulana, 11, warga Desa Jagapura RT 03 RW 03 Kecamatan Kersana Brebes,  bisa merasa lega setelah menjalani operasi Kolostomi 8 jam di RSUP Dr Kariadi Semarang. Ya, selama 10 tahun Rehan mempunyai penyakit Megacolon Kongenital atau gangguan usus. Sehingga anak laki-laki Tarjo ini tidak bisa buang air besar atau kentut lewat anus. Akibat penyakit yang dideritanya, Rehan  menjadi minder di hadapan rekan sebayanya karena dari perutnya mengelurkan bau tak sedap. 

Bahkan, bocah ini juga sempat tak mau berangkat sekolah selama tiga bulan. Namun berkat uluran tangan Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto, Rehan pun sembuh dan berjanji akan masuk sekolah lagi.

Sugiarto mengatakan, bantuan operasi Kolostomi ini diberikan setelah mendapat informasi adanya seorang bocah yang sudah 10 tahun menderita penyakit tidak mempunyai anus dan harus memakai buatan. Namun penderita tersebut kurang medapat perhatian dan tidak ada penanganan serta pengawasan khusus karena himpitan ekonomi.

"Awalnya kita mendapat informasi dari Babinkamtibmas Desa Jagapura. Informasi itu kita tindaklanjuti mendatangi rumah anak tersebut," ungkap orang nomor satu di jajaran Polresta Brebes kemarin.

Saat berkunjung ke rumah Tarjo, mantan Kapolres Rembang ini tak bisa menahan airmatanya setelah melihat dan mendengar keluhan orang tua Rehan tersebut. Atas dasar itu, pihaknya meminta Bhabinkamtibmas setempat untuk mengurus dan mendampingi Rehan ke RSUP Dr. Karyadi untuk mendapatkan pengobatan.

"Mulai dari pemeriksaan medis di RS. Brebes hingga pelaksanaan operasi di RSUP Dr Karyadi, Babhinkamtibmas dan anggota kami yang lainya ikut mengurus dan menunggu hingga selesai," katanya.

Sugiarto menambahkan, bocah tersebut menjalani operasi Kolostomi selama 8 jam dan sukses. Saat ini, bocah tersebut sudah kembali sehat dan berjanji akan menuntut ilmu lagi. Bercermin adanya kejadian ini, Sugiarto mengajak jajaran supaya anggota Polri berempati terhadap kesulitan yang dialami masyarakat dan bersikap Humanis.

"Sesuai dengan program SETHIA kita di Brebes yang mempunyai arti Simpati, Empati, Tegas, Humanis, Inovatif dan Akuntabel," pungkasnya. (mha)

(sm/mha/zal/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia