Selasa, 21 Nov 2017
radarsemarang
icon featured
Destinasi

Berburu Golden Sunrise di Mangli dan Kesejukan Air Terjun Dlimas

Jumat, 25 Aug 2017 17:42 | editor : Pratono

SEMPURNA: Golden Sunrise dari gardu pandang Mangli Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

SEMPURNA: Golden Sunrise dari gardu pandang Mangli Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. (Istimewa)

KABUPATEN Magelang menyimpan begitu banyak potensi wisata alam yang begitu besar. Salah satu yang sedang menjadi perbincangan banyak orang adalah kawasan lereng Sumbing. Tepatnya, di Kecamatan Kaliangkrik dan Windusari.

DIRESMIKAN : Bupati Maelang Zaenal Arifin S.IP saat meresmikan Desa Wisata Delimas, Kecamatan Windusari, beberapa waktu lalu.

DIRESMIKAN : Bupati Maelang Zaenal Arifin S.IP saat meresmikan Desa Wisata Delimas, Kecamatan Windusari, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

Di Kaliangkrik dan Windusari, ada dua wahana wisata yang sedang ngehits. Yakni, wisata gardu pandang Mangli Kaliangkrik dan wisata Delimas di Kecamatan Windusari. Keduanya tepat di lereng gunung Sumbing. Setiap akhir pekan, ribuan orang mengunjungi dua objek wisata tersebut.

Ya, suasana khas pegunungan dengan bentangan alam yang indah, menjadi daya tarik gardu pandang Mangli dan Delimas. Udara sejuk dan keramahan warga setempat, membikin kangen dan ingin kembali.

Gardu pandang Mangli, letaknya di desa paling ujung di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Jaraknya sekitar 30 kilometer jika ditempuh dari Kota Magelang. Bagi yang ingin ke sana, dalam perjalanan, dipastikan puas karena sepanjang jalan ditemani pemandangan yang indah. Deretan pohon cemara seolah menyambut kedatangan wisatawan. Apalagi, akses menuju kawasan itu bisa dikatakan sangat bagus.

Jika ingin datang, lebih cocok pagi atau dini hari. Jika ingin menginap di rumah warga, banyak yang siap menampungnya. Di desa paling ujung berbatasan dengan hutan gunung Sumbing, disitulah keseruan dimulai. Tepat sekitar pukul 05.00, di ufuk timur, muncul bola raksasa berwarna keemasan dari sela gunung Telomoyo dan Andong. Itulah yang disebut dengan "golden sunrise".

Masih di lereng gunung Sumbing, ada Desa Wisata Dlimas yang terus berbenah. Memiliki banyak potensi wisata alam, pemerintah desa setempat responsif terhadap peluang itu. Bupati Magelang Zaenal Arifin S.IP mengapresiasi jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Girimulyo di Kecamatan Windusari dan seluruh warga masyarakatnya. Sebab, mereka mampu mengoptimalkan sumber daya alam, utamanya curug (air terjun) yang diberi nama Curug Delimas, menjadi destinasi wisata baru.

Di sisi lain, pemerintah desa setempat juga mengaturnya dalam sebuah Peraturan Desa untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya. "Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemdes Girimulyo yang mampu membuka destinasi wisata baru dan melindunginya dalam sebuah Perdes. Ini patut ditiru Pemdes di tempat lain," kata Bupati Zaenal Arifin S.IP.

Wisata Curug Delimas dibangun mulai Agustus 2016 dan dibuka sejak 1 Januari 2017. Hingga saat ini, pengunjung sudah mencapai 57.789 orang. Objek wisata terdiri atas gardu pandang, rumah pohon, tempat berswafoto (selfi) dan bentangan keindahan alam. Tiket masuk hanya Rp 5.000 per orang,

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Iwan Sutiarso mengatakan, di wilayah Kabupaten Magelang mulai banyak alternaitf wisata yang tumbuh dari masyarakat. Dengan potensi alam yang sangat besar, Iwan yakin akan berimbas pada meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat sekitar. ”Karena inti dari pariwisata adalah untuk mensejahterakan masyarakatnya.”

(sm/vie/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia