Rabu, 22 Nov 2017
radarsemarang
icon featured
Hukum & Kriminal
Penemuan Mayat Di Bendan Duwur

Pelaku Pembuang Mayat Perempuan Berhasil Ditangkap

Rabu, 16 Aug 2017 14:10 | editor : Pratono

OLAH TKP : Petugas kepolisian sedang memeriksa mayat perempuan yang ditemukan di belakang kampus STIE Stikubank Semarang, Rabu (16/8/2017) dinihari.

OLAH TKP : Petugas kepolisian sedang memeriksa mayat perempuan yang ditemukan di belakang kampus STIE Stikubank Semarang, Rabu (16/8/2017) dinihari. (Muhammad Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Kurang dari 24 jam, terduga pelaku pembuang mayat Dewi Astuti, 28, warga Jalan Tamtama Barat III no 43 Kompleks Sapta Marga III Kelurahan Ngesrep Kecamatan Banyumanik berhasil ditangkap polisi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku yang diamankan tersebut diketahui bernama Erwin Yoga Pratama. Ia ditangkap polisi di sebuah tempat kos daerah Gayamsari, Rabu (16/8/2017) pagi.

RUMAH DUKA: Jenasah Dewi Astuti saat tiba di rumah duka sebelum dimakamkan, Rabu (16/8/2017).

RUMAH DUKA: Jenasah Dewi Astuti saat tiba di rumah duka sebelum dimakamkan, Rabu (16/8/2017). (Pratono/Jawa Pos Radar Semarang)

Kapolsek Gajahmungkur Kompol Sigit Ariwiboro membenarkan petugas telah berhasil mengamankan seorang yang diduga sebagai pelaku. "Penanganan sejak tadi (Selasa, 15/8/2017) malam, kita tindaklanjuti, tim Inafis kita datangkan. Terus kita lakukan penyelidikan, mengerucut, hari ini kita tangkap pelakunya," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang Rabu (16/8/2017).

Sigit juga membeberkan nama pelaku yang ditangkap tersebut. Pelaku langsung dibawa ke Mapolrestabes Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari pemeriksaan sementara, laki-laki yang diduga sebagai pelaku tersebut bukan anggota keluarga korban.

"Diduga pelakunya inisial E, orang lain. Untuk lain-lain, ini masih didalami," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat perempuan ditemukan dalam mengenaskan di Jalan Pawiyatan Luhur Bendan Duwur Kecamatan Gajahmungkur, Selasa (15/8/2017) sekitar pukul 22.30 WIB. Mayat tanpa identitas tersebut ditemukan pengendara di tepi jalan tepatnya di belakang Kampus STIE Stikubank. Saksi melihat ada pengendara motor pria bersama anak kecil yang berada di lokasi penemuan mayat dan melarikan diri ketika didekati. Pengendara motor yang berdasarkan keterangan saksi menunggang Honda Beat tanpa plat nomor tersebut sempat jatuh terperosok di tikungan dan ditolong warga. Namun ia berhasil kabur lagi dengan memanfaatkan kelengahan warga. Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari keluarga dan tetangga korban, motor yang dikendarai pelaku kemungkinan Honda Vario warna putih milik korban.

(sm/mha/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia