Kamis, 21 Sep 2017
radarsemarang
Hukum & Kriminal

Mayat Perempuan Dibuang di Tepi Jalan

Rabu, 16 Aug 2017 05:33 | editor : Pratono

JADI TONTONAN : Warga memadati lokasi penemuan mayat perempuan di Jalan Pawiyatan Luhur, Selasa (15/8/2017) malam.

JADI TONTONAN : Warga memadati lokasi penemuan mayat perempuan di Jalan Pawiyatan Luhur, Selasa (15/8/2017) malam. (Muhammad Haryanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG - Sesosok mayat perempuan ditemukan tewas mengenaskan di Jalan Pawiyatan Luhur Bendan Duwur Kecamatan Gajahmungkur, Selasa (15/8/2017) sekitar pukul 22.30 WIB.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, jasad perempuan tanpa identitas tersebut terlihat tergeletak di tepi jalan sebelah kiri. Tubuhnya meringkuk membelakangi jalan raya. Perempuan itu mengenakan jaket hitam, kaos merah kaosa celana panjang hitam. Potongan rambut ikal sebahu dan kulit sawo matang.

Informasi yang dihimpun, mayat tersebut kali pertama diketahui Irwan Simbolon, 24, warga yang tinggal indekos di Talangsari Gajahmungkur. Bermula ketika pemuda asal Sumatera ini mengendarai motor perjalanan pulang menuju tempat kos arah dari Sampangan menuju Jatingaleh usai makan di sekitaran daerah Bendan Ngisor.

Saat melintas jalan tersebut, tepatnya belakang kampus STIE Stikubank Bendan Duwur Gajahmungkur, saksi melihat pengendara motor tak dikenal berboncengan berhenti di tepi jalan. Kemudian saksi ikut menghentikan laju kendaraannya lantaran melihat bungkusan plastik besar di pinggir jalan yang mencurigakan.

"Pas lewat situ, saya lihat ada orang laki-laki sama anak kecil di pinggir jalan. Saya lihat ada yang aneh. Kemudian saya berhenti ndeketin orang itu. Tapi dia malah kabur, naik sepeda motor sama anak kecil itu tadi," ungkap Irwan di lokasi kejadian saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (15/8/2017).

Seketika itu saksi langsung naik sepeda motor mengejar pengendara berboncengan tersebut. Namun pengendara berboncengan tersebut berhasil meloloskan diri. Menurut pandangannya, pengendara berboncengan tersebut merupakan laki-laki dan seseorang yang masih bocah. 

"Dia (pengendara) naik motor Beat, tanpa plat nomor. Yang depan kelihatannya bapak-bapak, pake jaket. Yang diboncengkan masih kecil, kemungkinan laki-laki. Soale keduanya pake helm, jadi saya gak ngenali wajahnya," kata pemuda yang mengaku lulusan Akpelni.

Saksi lantas menyampaikan temuan ini kepada warga setempat dan kembali ke lokasi untuk mengecek temuan mencurigakan tersebut. Hingga akhirnya, kejadian ini dilaporkan ke petugas. Pihak kepolisian yang mendapat informasi ini langsung turun ke lokasi temuan bersama Tim Inafis Polrestabes Semarang untuk melakukan identifikasi.

(sm/mha/ton/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia