Senin, 23 Oct 2017
radarsemarang
icon featured
Sosok

Kukira Januari, Guru Cantik yang Ternyata Lahirnya di Desember

Kamis, 10 Aug 2017 20:43 | editor : Agus Purwahyudi

Kukira Januari

Kukira Januari (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU)

Perempuan yang sehari-hari berprofesi sebagai Guru Bahasa Jawa di SMKN 1 Kota Magelang ini memiliki nama yang unik. Kukira Januari.

Kedua orang tuanya, Dwi Saleh dan Nani Suprapti menyematkan nama unik tersebut karena Kukira yang akrab disapa Ira ini diperkirakan lahir pada bulan Januari. “Hasil USG memperkirakan HPL (Hari Perkiraan Lahir) saya bulan Januari, tapi ternyata bulan Desember sudah lahir,” ujar Ira saat di temui disela -sela kegiatan mengajar,  Rabu (9/8).

Awalnya ia diberi nama Elvira Januari sampai duduk di bangku taman kanak-kanak (TK). Akan tetapi, menurut Ira, nama Elvira dianggap memiliki makna kurang baik, sehingga orang tuanya mencari nama lain sebagai pengganti.

“Lalu bapak tercetus nama Kukira yang artinya kelahiran saya dikira bulan Januari, eh ternyata Desember,” kata warga Perum Depkes Blok D Magelang ini.

Ira kemudian menceritakan, saat masuk sekolah dasar (SD),  ia merasa biasa-biasa saja dengan nama unik yang dimiliki. Teman-teman sekolahnya juga tidak merasa aneh dengan nama tersebut.

Justru yang merasa aneh, menurut Ira, adalah orang lain yang lebih dewasa ketika pertama kali melihat tulisan nama di dada (tag name). Satu saat, Ira naik angkot dan para penumpang melihat tag name-nya yang unik. “Ketika itu para penumpang tersenyum-senyum sendiri membaca nama saya. Katanya nama saya unik dan lucu. Saya sih cuek saja,” tutur perempuan berhijab ini sambil tersenyum.

Keunikan namanya ini tak membuatnya minder. Alumni Jurusan Bahasa Jawa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini justru merasa lebih percaya diri dan merasa seperti artis yang terkenal. Meskipun tidak jarang namanya menjadi bahan lelucon rekan-rekannya.

“Sempat saya komplain ke ibu dan bapak, tapi bapak bilang justru saya harus bangga, karena hanya ada satu nama Kukira di dunia. Saya pun diam dan menerimanya saja sampai sekarang. Kalau ada yang jahil, saya senyumin aja,” aku istri dari Marvin Novianto ini.

Bahkan sampai sekarang, rekan sesama guru di SMK 1 Magelang sering menjahilinya. Termasuk para anak didiknya yang merasa geli ketika mendengar nama aslinya.

Meski memiliki unik dan lucu, Ira tak lantas memberi nama anak putrinya nama yang lucu dan unik juga. Anak kedua dari tiga bersaudara ini memberi nama putrinya yang berusia 9 bulan, Qinaa Muhammad.

“Nama kakak dan adik saya juga biasa saja. Nama kakak Devi Setya Rini, sedangkan adik Ibnu Rasyid. Nikmati saja nama saya yang unik ini,” ungkap Ira yang menjadi guru sejak 2011 ini.

(sm/cr3/ap/JPR)

Rekomendasi Untuk Anda

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia