Selasa, 21 Nov 2017
radarsemarang
icon featured
Sepakbola
PPSM Sakti Magelang vs Persipur

Eks Pemain Persipur Jadi Pahlawan PPSM

Minggu, 06 Aug 2017 22:53 | editor : Pratono

RAYAKAN GOL: Pemain PPSM Sakti Magelang merayakan gol tendangan penalti Rezza Ajie dalam lanjutan grup 4 Liga 2, Minggu (6/8) sore, di Stadion Much Soebroto Magelang. PPSM berhasil menundukkan Persipur Purwodadi 3-2.

RAYAKAN GOL: Pemain PPSM Sakti Magelang merayakan gol tendangan penalti Rezza Ajie dalam lanjutan grup 4 Liga 2, Minggu (6/8) sore, di Stadion Much Soebroto Magelang. PPSM berhasil menundukkan Persipur Purwodadi 3-2. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

MAGELANG—PPSM Sakti Magelang mampu memenuhi target 3 poin saat menghadapi Persipur Purwodadi di Stadion Much Soebroto, Minggu (6/8) sore. Eksekusi penalti Rezza Ajie di menit 89 berhasil mengantarkan kemenangan PPSM dengan skor 3-2.

Mantan pemain Persipur Basri Lohy menjadi pahlawan kemenangan PPSM. Selain mencetak 2 gol di menit 26 dan 71, penalti menjelang peluit akhir merupakan hasil kerja keras Basri yang menusuk kotak terlarang Persipur. Pergerakan Hasan Basri dihentikan oleh pemain Persipur, dengan menjegal kaki belakangnya. Alhasil, wasit Sondi Pratama asal Bengkulu, langsung menunjuk titik putih dan berhasil diselesaikan dengan baik oleh Rezza.

Persipur bukannya tanpa perlawanan. Torehan dua gol dari sundulan Wahyu Hendra Pambudi pada menit ke-41 dan tendangan keras Heri Susilo di menit 88, membuktikan mereka bukan tim lemah.

Manajer Persipur Purwodadi, Budi Susilo, ditemui seusai pertandingan, mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit. Budi menilai wasit tidak adil dengan menghadiahi penalti kepada PPSM, karena posisi Basri jelas offside. "Wasit banyak memberikan keputusan yang kurang cermat. Terutama tendangan penalti, seharusnya tidak penalti," protes Budi.

Terpisah, Head Coach PPSM Sakti, Siswanto 'Kancil', mengaku puas dengan kemenangan timnya. Kemenangan PPSM, menurut Siswanto, sangat bermakna, karena menambah kans PPSM untuk terus menyodok ke peringkat atas klasemen grup 4 Liga 2.

"Meski puas, evaluasi tetap kami lakukan. Karena kami kebobolan dua gol oleh kesalahan fatal pemain yang miskomunikasi. Seharusnya tidak terjadi gol itu. Kami pantas menang.”

(sm/cr3/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia