Kamis, 18 Jan 2018
radarsemarang
Demak

Gubernur Dukung Pelajar Tingkatkan Prestasi

Selasa, 16 May 2017 10:50

Gubernur Dukung Pelajar Tingkatkan Prestasi

DUKUNGAN GUBERNUR : Dalam rangkaian kunjungan di Demak dan Grobogan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo didampingi Bupati Demak HM Natsir mengajak ratusan pelajar SMA 1 Guntur menanamkan budi pekerti. Setelah itu, mengunjungi dan bersilaturahmi di rumah Sekda ((WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG))

DEMAK-Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyampaikan pentingnya budi pekerti dan sikap unggah-ungguh di hadapan ratusan pelajar SMA 1 Guntur. Yakni, dalam rangkaian kunjungan di Kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan, Senin sore (15/5) kemarin.

Gubernur yang didampingi Bupati Demak, M Natsir, mengajak para pelajar lebih mengutamakan hal-hal yang bersifat positif, ketimbang melakukan aksi corat-coret seragam yang masih membudaya di kalangan pelajar.

“Daripada corat-coret, rokokan, kebut-kebutan tidak bawa helm, lebih baik diganti dengan hal positif seperti tumpengan ataupun disumbangkan saja seragam yang ada kepada yang membutuhkan,” katanya di Aula SMA 1 Guntur, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.

Tindakan terpuji tersebut bagian dari budi pekerti maupun unggah-ungguh. Namun hal itu, kata Ganjar, kini sudah memudar, bahkan dianggap sesuatu yang kuno. Sehingga rasa hormat kepada orang tua dan guru, kemudian ikatan persaudaraan antar sesama sudah jarang ditemukan apalagi diterapkan. “Menghargai antar sesama saja sudah susah apalagi menghargai mereka yang berbeda. Maka dari itu, unggah-ungguh dan nilai-nilai budi pekerti harus dipegang karena begitu besar manfaatnya,” ujarnya.

Selain itu, Ganjar mengajak pelajar untuk lebih berprestasi lagi dan tidak takut untuk bermimpi. Khususnya dari kalangan keluarga miskin. Menurutnya, di luar pembiayaan melalui beasiswa, Pemprov Jateng sudah menggratiskan biaya untuk siswa kurang mampu di beberapa sekolah di 3 SMK yang tersebar di Semarang, Pati dan Purbalingga. “Jadi, bukan menjadi alasan lagi, sudah ada fasilitas tinggal kitanya mau apa tidak. Kalau tidak, tentu itu eman-eman,” pungkasnya. (mg28/ida)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia