Selasa, 16 Jan 2018
radarsemarang
Kendal

Warga Plantaran Blokir Truk Pengangkut Galian C

Senin, 15 May 2017 11:10

Warga Plantaran Blokir Truk Pengangkut Galian C

URUG JALAN: Warga Secara sukarela menguruk jalan yang rusak akibat truk pengangkut galian C. ((BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG))

KENDAL—Belasan warga dari Desa Plantaran dan Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, memblokir Jalan Pasar Gladak bagi truk dum pengangkut Galian C. Aksi tersebut lantaran warga kesal, infrastruktur jalan rusak dan debu berterbaran akibat truk pengangkut galian C sering melintas di kawasan tersebut.

Koordinator aksi, Lintang Sutrisno mengatakan, aksi pemblokiran dilakukan karena tuntutan warga tidak digubris. Malah banyak truk pengangkut yang melanggar seenaknya. Seperti memuat material melebihi tonase sehingga jalan cepat rusak.

Selain itu banyak truk yang tidak menggunakan penutup atau terpal. Sehingga banyak muatan galian C berupa tanah dan batu yang berjatuhan. Akibatnya, jalan berdebu. Kondisi tersebut merugikan warga sekitar dan pengendara, mengganggu pernapasan dan kesehatan mata. Kondisi tersebut terlihat di sepanjang jalan Pasar Gladak.

“Pemblokiran kami lakukan atas inisiatif bersama, karena warga secara sukarela melakukan pengurukan jalan yang berlubang akibat dilalui truk galian C yang memuat tonase berlebih,” katanya, kemarin (14/5).

Selain itu warga kesal karena banyak truk dum pengangkut galian C yang melanggar jam operasional. Sedianya, truk beroperasi dari pukul 08:00-15:30 WIB. Tapi para sopir truk sudah beroperasi sejak pukul 07:00-19:00 WIB. “Sehingga pada jam-jam sibuk terutama pagi dan sore, kondisi jalanan menjadi macet,” tambahnya.

Salah seorang pedagang makanan, Suryanto mengaku jika warungnya setiap hari sepi lantaran banyak debu. “Pembeli mana mau beli makanan yang bercampur debu. Meski sudah ditutup, pembeli tetap tidak merasa nyaman untuk menikmati santapannya,” keluhanya.

Imam, warga lainnya mengatakan jika warga sebenarnya sudah mengeluhkan masalah ini dengan pemerintah setempat. Yakni Camat Kaliwungu Selatan, Koramil dan Polsek Kaliwungu. “Hasilnya, forkompimcam akan memfasilitasi warga untuk bertemu dengan pengusaha galian C dan pemilik truk dum. Tapi sampai sekarang belum juga ada tindak lanjut, jadi warga kesal,” tuturnya.

Menurutnya, selain dampak kemacetan akibat jalan rusak, debu juga berdampak langsung pada kesehatan warga. Banyak anak-anak dan orang tua  yang menderita Infeski Saluran Pernafasan Atas (Ispa). “Tapi para pengusaha truk maupun galian C itu tidak pernah memikirkan keluhan warga,” tandasnya.

Bambang Suprayogi, warga Plantaran menjelaskan aksi pemblokiran jalan ini adalah awal saja. Warga mengecam akan melakukan aksi demo besar-besaran jika permitaan warga untuk menyelesaikan perkara dengan para pengusaha galian C dan pengusaha truk tidak segera dilakukan.

“Warga sudah sepakat, jika tidak ada solusi dari masalah ini, maka warga akan menutup total akses jalan bagi truk dum galian C. Warga juga akan melakukan unjuk rasa besar-besaran,” tandasnya. (bud/zal)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia