Selasa, 16 Jan 2018
radarsemarang
Ungaran

Aksi 1.000 Lilin untuk NKRI

Senin, 15 May 2017 10:50

Aksi 1.000 Lilin untuk NKRI

JUNJUNG PERSATUAN DAN KESATUAN: Seorang anak terlihat juga mengikuti aksi menyalakan 1.000 lilin di Alun-alun Bung Karno, Ungaran, kemarin. ((EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG))

UNGARAN – Ribuan warga terdiri dari berbegai elemen tumpah ruah di Alun-Alun Bung Karno, Ungaran, menggelar aksi bakar 1.000 lilin, Sabtu (13/5) malam. Aksi tersebut sebagai wujud kecintaan dan dukungan terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Aksi dimulai sejak pukul 20.00 WIB hingga Minggu (14/5) pukul 00.00 WIB. Aksi sendiri diawali dengan penandatanganan sikap cinta terhadap NKRI di kain putih sepanjang 60 meter. Setiap warga membubuhkan tandatangan dan nama terang di kain tersebut.

Koordinator aksi, Bondan Marutohening menjelaskan, tidak ada maksud dan tujuan lain, selain pernyataan kecintaan dan dukungan terhadap NKRI. “Acara ini di adakan murni sebagai apresiasi kecintaan kita pada bangsa dan negara tanpa ada embel-embel dan unsur politik serta Pilkada DKI,” ujar Bondan.

Dikatakan Bondan, masyarakat menggelar aksi tersebut dalam waktu satu kali dua puluh empat jam dengan tujuan untuk membangkitkan rasa nasionalisme terhadap NKRI serta memperat rasa kesatuan seluruh komponen masyarakat.

“Harapan kita dalam acara ini, bersama mengajak seluruh komponen masyarakat untuk membela dan mencintai negara dan bangsa serta menjaga utuhnya NKRI dari segala lini,” ujarnya.

Setelah ribuan warga membubuhkan tandatangan dan nama terang, satu persatu penampilan beberapa seniman Kabupaten Semarang pun muncul. Mereka menyanyikan lagu-lagu kebangsaan di depan ribuan warga.

Hal itu semakin membangkitkan semangat masyarakat yang hadir dalam kesempatan itu. Tak lama kemudian, beberapa relawan membagikan ribuan lilin ke masing-masing warga yang hadir. Tepat pukul 20.00 WIB lilin dinyalakan.

Sorak sorai masyarakat yang ada di Alun-alun Bung Karno pun pecah. Ditambah dengan iringan lagu kebangsaan seperti Garuda Pancasila, Indonesia Raya. Tidak hanya orang dewasa, terlihat ratusan anak-anak pun juga ikut larut dalam kemeriahan itu.

Sementara itu, Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha yang hadir dalam kesempatan itu menjelaskan esensi lilin yang menyinari memberikan arti seperti Indonesia. “Yang diambil dari esensi lilin ini kan ia berkorban dengan membakar diri untuk menyinari sekitarnya. Di sini, kita tetap menjadi garda terdepan untuk keutuhan NKRI,” ujarnya. (ewb/zal)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia