Selasa, 16 Jan 2018
radarsemarang
Life Style

Pengantin Muslim Tetap Bisa Tampil Mempesona

Busana Simpel, Make Up Natural

Minggu, 14 May 2017 08:50

Pengantin Muslim Tetap Bisa Tampil Mempesona

SIMPEL : Koleksi busana pengantin dari Griya Cantik yang diperagakan model, serba simpel tanpa banyak aksesoris. ()

Tren busana pengantin terus berkembang. Tak ketinggalan gaun pengantin bagi perempuan berhijab. Tampilan mempesona namun tetap dalam takaran santun dan syari banyak menjadi pilihan.

Desainer dari Fashion &  Beauty Muslimah Meilleur Ami, Nur Hamidiya dalam pameran busana baru-baru ini, menampilkan 'Less is More'. Melanjutkan tren sebelumnya, pemilihan palet pastel masih terlihat. Koridor simpel tanpa banyak detail masih dipertahankan. “Pemilihan warna-warna nude dan pastel pink ini memiliki arti kesederhanaan, merefleksikan pengantin yang humble, tidak perlu mencolok tapi tetap mencuri perhatian,”ujarnya.

Pilihan warna-warna tersebut tak jauh beda dengan tren busana konvensional yang mengacu pada spring season. Warna yang dipilih lebih mengedepankan unsur earth tone baik make up maupun gaun. 

“Koleksi kali ini kami adaptasi karena cocok untuk muslimah bride. Secara keseluruhan juga sesuai karena muslimah yang menikah sejatinya tidak perlu tampil warna- warni atau bold untuk cantik,” ujar perempuan yang akrab disapa Ciss ini.

Detail payet kali ini tak banyak ditonjolkan, berganti dengan material berstruktur. Diantaranya bahan brokat, lace, organdi dan tile. Pengemasan yang tepat menjadikan bahan-bahan tersebut gaun yang cantik.

Begitu juga dengan make up yang dikreasikan Sundus Aisya sebagai MUA Fashion & Beauty Muslimah Meilleur Ami. Padu padan warna-warna natural merias wajah pengantin sebagai ratu sehari. Cantik dan mencuri perhatian tamu tanpa berlebihan. 

Pemilik Griya Cantik, Tanti Setiawan mengungkapkan, pengantin serba simpel menjadi gaya baru dalam konsep pernikahan 2017. Mulai dari busana dan kerudung, make up hingga dekorasi pesta pernikahan.

“Calon pengantin masa kini sangat up to date perkembangan mode. Gaya Timur Tengah banyak diadaptasi dalam konsep pernikahan. Pengantin dibuat pangling dengan tata rias simpel dan lebih menonjolkan area mata,”ujarnya.

Mata sebagai jendela hati ditekankan sebagai poin utama make up. Penggunaan eye liner hitam, alis tebal, eyeshadow gelap untuk mempertegas bagian mata. Bagian pipi dengan sentuhan shading dibiarkan tirus memanjang. 

“Sedangkan untuk gaun pengantin, warna-warna pastel seperi baby pink, tosca dan salem banyak diminati. Warna pastel biasanya digunakan saat resepsi, karena akad nikah masih tetap mengenakan warna klasik yaitu putih,” ujarnya.

Begitu juga dengan pemilihan kerudung yang simpel dan tidak banyak menggunakan aksesoris seperti bunga. Tren sebelumnya jilbab bertumpuk lebih dari satu warna. Kini pengantin cukup mengenakan mahkota sebagai pemanis.

Gaya simpel ini tidak berhenti pada busana dan riasan saja, tapi juga ke semua elemen. Meski biasanya mengambil konsep modern dan simpel, adat budaya tradisional juga tidak sepenuhnya ditinggalkan. Sungkeman diantaranya. “Adat istiadat tidak dihilangkan namun acara yang disajikan juga tidak terlalu menganut pakem- pakem tradisi,” ujarnya. (dna/ric)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia