Kamis, 18 Jan 2018
radarsemarang
Kajen

Pemkab Teken MoU dengan ITB

Jumat, 12 May 2017 11:00

Pemkab Teken MoU dengan ITB

KERJASAMA DENGAN ITB : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) warga masyarakat, yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengelolaan potensi ekonomi yang ada di Kabupaten Pekalongan. Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Kamis (11/5) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Penandatanganan kerjasama dilakukan di ruang Rapim A Gedung ITB, Bandung, Jawa Barat.

Adapun MoU meliputi kerjasama di bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat serta Perencanaan dan Pengelolaan Pembangunan di Kabupaten Pekalongan, dan akan segera ditindaklanuti oleh pihak ITB, dengan menerjunkan tim ITB yang sebelumnya telah melakukan survey.

Bupati Asip mengungkapkan Kabupaten Pekalongan merupakan wilayah yang dinamisasi perkembangan pembangunannya menjadi salah satu wilayah yang terkena pembangunan jalan tol. Maka perlu adanya persiapan akan dampak pembangunan jalan tol tersebut.

Menurutnya Kabupaten Pekalongan saat ini juga sedang membangunan kawasan industri, dan sedang melakukan upaya-upaya agar batik yang sudah dikenal oleh dunia internasional bisa lebih efektif lagi. Sebab Kabupaten Pekalongan juga punya potensi ekspor terbesar, yakni terutama kain sarung dan kain kassa.

“Disamping mengembangkan perdagangan, ekonomi dan tata ruang kota, kita juga akan kerjasama program Smart Regency dan beberapa hal yang sangat Pemerintah Kabupaten Pekalongan butuhkan,” ungkapnya.

Dia mengatakan karena dinamika pembangunan di Kabupaten Pekalongan yang begitu kencang, tentu Pemkab sangat mengharapkan kerjama dengan ITB. Untuk lingkup kerjasamanya meliputi bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta perencanaan dan pengelolaan pembangunan, guna pembangunan  di Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik.

”Saya kira itu semua sangat kami butuhkan. Dan atas berkenannya pihak ITB menandatangani MoU ini saya atas nama Pemerintah, dan masyarakat Kabupaten Pekalongan mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan ini akan menambah nilai lebih untuk pembangunan di Kabupaten Pekalongan, yang muaranya adalah untuk mempercepat kesejahtraan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor ITB, Prof. Bambang Wiyatno Trilaksono menjelaskan ITB telah melakukan survey dan mencermati perkembangan yang dinamis, yang dialami Kabupaten Pekalongan terutama industri batik.

Menurutnya ITB sudah memiliki beberapa inovasi untuk batik, dan dapat dimanfaatkan dalam pengembangan batik. Diantaranya adalah ada satu proses di dalam pembuatan batik, yang memerlukan pencahayaan disaat hujan atau yang memerlukan waktu yang lebih cepat. Bahkan ITB juga memiliki satu teknologi untuk mengatur pencahayaan, dan proses pengeringan dalam pembuatan batik.

“Kita akan terapkan teknologi yang dimiliki ITB, untuk pengembangan industri batik yang ada di Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.

Dia menegaskan untuk aspek perdagangan dan ekonomi, serta tata kota seperti yang disampaikan Bupati Pekalongan,  pihak ITB sudah berpengalaman dan sudah banyak kerjasama dengan Pemerintah Kota/Kabupaten, bahkan Pemerintah Provinsi di seluruh Indonesia mulai dari Aceh sampai Papua. (thd/ric)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia