Selasa, 16 Jan 2018
radarsemarang
PSIS Semarang

Uji Konsistensi Mahesa Jenar

Kamis, 11 May 2017 11:20

Uji Konsistensi Mahesa Jenar

GELANDANG SUBUR: M Yunus, saat mencetak gol ke gawan Sragen United di laga terakhir PSIS. Dia akan menjadi alternatif pencetak gol PSIS saat para penyerang mengalami kebuntuan. ((BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG))

SEMARANG – PSIS akan melakoni matchday keempat di Liga 2 musim 2017 ini. Johan Yoga dkk akan bertarung versus PSIR Rembang, di Stadion Krida Rembang sore nanti. Bukan laga mudah, namun PSIS wajib mencuri poin atas tim berjuluk Laskar Dampo Awang jika ingin mengamankan posisi puncak klasemen sementara Grup 4. Laga ini sekaligus uji konsistensi permainan PSIS, di mana dalam tim polesan Subangkit ini berhasil menang di tiga laga sebelumnya secara beruntun.

Mahesa Jenar saat ini telah mengoleksi sembilan poin dan masih ditempel ketat Persis Solo dengan tujuh poin kemudian PSIR Rembang diperingkat ketiga dengan lima poin dan Persipur di peringkat keempat dengan empat poin. “Persaingan di Grup 4 saat ini masih cukup ketat semua tim juga cukup ngotot untuk bisa menang di setiap pertandingan. Makanya kami juga harus ekstra kerja keras menghadapi PSIR besok (hari ini, Red),” kata General Manajer PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

PSIS sebenarnya memiliki catatan bagus ketika tampil di Stadion Krida Rembang, di mana PSIS di dua pertandingan terakhir yang berlangsung di kandang PSIR tersebut. Yakni PSIS berhasil menang 2-0 di kandang PSIR pada ajang Polda Jateng Cup 2015 lalu, kemudian berhasil unggul 2-1 di kandang PSIR di ajang ISC B 2016 kemarin. “Tapi itu juga tidak bisa dijadikan patokan karena setiap musim tentunya tim mengalami perubahan. Apalagi yang saya dengan musim ini PSIR banyak merekrut pemain-pemain muda berpengalaman,” sambung Liluk.

Dari sisi teknis, head coach Subangkit memberikan sinyal akan merubah komposisi starting eleven PSIS. Pelatih asal Pasuruan itu kemungkinan juga akan kembali menggunakan skema 3-4-3 setelah dalam tiga kali kemenangan kemarin Johan Yoga dkk diinstruksikan tampil dengan skema 4-4-2. “Tapi itu bukan skema baru bagi kami, di persiapan kemarin anak-anak juga sudah kami persiapkan menggunakan formasi tiga bek. Saya kira tidak ada masalah tinggal penerapannya di lapangan saja,” kata coach Subangkit.

Mahesa Jenar saat ini memiliki stok tiga center bek yaitu Anhar Latif, Tegar Pribadi dan Rio Saputra sedangkan satu pemain lainnya yaitu Haudi Abdillah masih harus menepi lantaran cidera pada laga perdana lalu.“Namun kami juga masih memiliki Ruud Gulid yang juga bisa beropasi di bek tengah. Kami lihat dulu sebelum pertandingan siapa yang paling siap,” sambungnya.

Kemudian di pos breaker, mantan juru taktik Mitra Kukar FC itu juga masih mengutak-atik antara Ahmad Agung atau Saddam Sudarma Hendra yang akan menemani M Yunus menjaga keseimbangan lini tengah.

Subangkit berharap lini depan PSIS sore nanti bisa tampil lebih tajam dibanding tiga laga sebelumnya dimana meski berhasil menang, PSIS menyia-nyiakan banyak peluang yang harusnya menjadi gol. “Problem kami sejak persiapan memang finishing. Namun tidak masalah karena meski di tiga pertandingan kemarin gol-gol lahir melalui set piece itu juga karena memang kami persiapkan,” kata Subangkit.

Di kubu tuan rumah, head coach PSIR, Hadi Surento berharap tim asuhanya bisa tampil lebih baik dalam hal penguasaan bola. Maklum saja, coach Hadi menilai Heru Wibowo dkk amsih sering melakukan banyak kesalahan sendiri ketika menahan imbang Persipon 0-0 di laga sebelumnya.“Kami juga sudah siapkan strategi untuk meredam PSIS. Mereka kuat di sayap,” beber pelatih yang juga berhasil membawa PSIS juara Ligina musim 1998 tersebut. (bas/smu)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia