Rabu, 17 Jan 2018
radarsemarang
Ungaran

Rem Blong, Tronton Tabrak Tiga Mobil

Senin, 08 May 2017 09:20

Rem Blong, Tronton Tabrak Tiga Mobil

RINGSEK: Sebuah mobil menjadi korban truk rem blong di depan gedung DPRD Kabupaten Semarang, kemarin. ()

UNGARAN – Tiga mobil yang tengah melaju di Jalan Diponegoro Ungaran ringsek akibat di serudug truk tronton, Sabtu (6/5) malam. Diduga peristiwa tersebut lantaran tronton bernopol H 1864 EV tersebut mengalami rem blong.

Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di depan gedung DPRD Kabupaten Semarang. Meski tidak ada korban jiwa, namun peristiwa tabrakan tersebut sempat membuat arus lalu lintas tersendat, baik dari arah Solo – Semarang maupun sebaliknya.

Kanit Laka Polres Semarang, Ipda Mahfudi menjelaskan kejadian bemula saat truk yang dikemudikan Trimo Mulyadi, 63, warga Genuk Kecamatan Ungaran Barat melaju dari arah Bawen menuju Kota Semarang.

“Truk muatan asbes ini mulai terlihat melaju kencang tak terkendali setibanya di kawasan Mijen, sekitar pertigaan Undaris,” kata Mahfudi, Minggu (7/5).

Klakson terus berbunyi dan truk berjalan kanan-kiri guna menghindari kendaraan yang ada di depannya, hingga jelang tabrakan di depan DPRD.“Truk diduga mengalami (rem) blong,” katanya.

Apes, di depan gedung DPRD Kabupaten Semarang sejumlah kendaraan tengah berhenti lantaran traffick light menyala merah.

Tabrakan pun tak terelakkan. Secara beruntun truk menghantam mobil Ayla putih, yang dikemudikan Gusnadi, 23, warga Gunungpati, Kota Semarang. Kemudian Grand Max pikap bernopol K 1677 ZC yang dikemudikan Mustangin, 29, warga Kecobong, Kabupaten Purbalingga. “Berhenti setelah menabrak Avanza hitam G 8854 DM yang di kemudikan Damiri, 66, warga Siwalan,  Kabupaten Pekalongan,” tandasnya.

Selanjutnya, truk berhenti di lajur kiri dan muatannya tumpah di jalur lambat. Akibat kejadian ini, jalur Bawen menuju Semarang macet total hingga Minggu (7/5) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Proses pembersihan muatan asbes, dipindah ke truk lain, membuat arus lalu lintas tersendat cukup lama.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Dwi Nugroho mengimbau agar setiap pengemudi terus melakukan pengecekan kondisi kendaraan. Apalagi kendaraan yang setiap harinya menempuh perjalanan jauh.

“Seperti sistem pengereman juga harus dicek, itu harus dilakukan semua pengedara,” katanya. Pihak kepolisian mengamankan sopir tronton serta kendaraan yang terlibat dalam peristiwa tersebut. (ewb/zal)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia