Kamis, 18 Jan 2018
radarsemarang
Kajen

Akses Jalan Rogoselo Pedawang Dibuka

Sabtu, 06 May 2017 03:21

Akses Jalan Rogoselo Pedawang Dibuka

PENUTUPAN TMMD : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat meresmikan akses jalan Desa Pedawang Rogoselo dalam acara Pelaksanaan Penutupan TMMD Reguler ke-98 Tahun 2017, di Desa Rogoselo, Kecamatan Doro. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Warga masyarakat Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, kini tidak lagi harus berputar menempuh jarak yang cukup jauh ketika harus ke Desa Rogoselo dan Pasar Doro. Yakni, setelah Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, meresmikan dibukanya akses jalan Desa Pedawang ke Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, bersamaan dengan Pelaksanaan Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-98 tahun 2017, di Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Jumat (5/5) kemarin.

Akses jalan tembus Desa Pedawang Doro sepanjang 5 kilometer yang kini semakin baik adalah kerja keras TMMD Reguler selama 29 hari. Bahkan, TMMD telah berhasil melaksanakan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk 10 unit rumah, pengaspalan jalan dengan volume panjang 3.000 meter x lebar 3 meter, pembuatan saluran dengan volume panjang 470 meter dengan middle line 0,4 meter, pembuatan plat dekker dengan panjang 4 meter x tinggi 1,5 meter, gorong-gorong dengan panjang 14 meter, diameter 30 sentimeter, serta perbaikan jembatan sepanjang 78 meter x Lebar 3 meter.

Kepala Rogoselo, Saronto, mengungkapkan bahwa hasil kerja TMMD di Desa Rogoselo dan Desa Pedawang, sangat bermanfaat dan membantu bagi warga kedua desa tersebut, utamanya setelah dibukanya kembali akses jalan antara Desa Rogoselo Kecamatan Doro dengan Desa Pedawang Kecamatan Karanganyar.

Menurutnya, sejak tahun 1980-an akses Jalan Desa Pedawang ke Rogoselo telah mati, akibat sempitnya jalan lantaran longsor. Dengan begitu, jalan hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki, bahkan kendaraan roda dua pun tak dapat melalui jalan tersebut.

“Alhamdulillah dengan TMMD ini, sangat membantu sehingga Jalan Rogoselo-Pedawang bisa menjadi jalur alternatif atau jalan tembus. Karena bisa mengurangi jarak tempuh yang sebelumnya 15 kilometer menjadi 8 kilometer saja,” ungkap Saronto.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat penutupan TMMD Reguler ke-98 menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran TNI serta masyarakat Desa Rogoselo Kecamatan Doro dan Desa Pedawang Kecamatan Karanganyar, yang telah bekerja keras membantu Pemkab Pekalongan melalui TMMD. Dan hasil-hasil dari TMMD baik secara fisik maupun non fisik, sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Sedangkan hal penting lainnya dari pelaksanaan TMMD, kata Bupati Asip, adalah terciptanya kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat. Karena ketahanan masyarakat menjadi bagian integral dari ketahanan nasional. “Kami akan mem-backup penuh komitmen pelaksanaan TMMD karena manfaatnya besar bagi masyarakat,” kata Bupati Asip.

Sementara itu, Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI, M Sabrar Fadhilah, menegaskan bahwa mulai tahun 2017, TMMD akan dilaksanakan 3 kali setahun, meski biasanya hanya 2 kali setahun. TMMD ini dilakukan dengan niat, untuk membangun kebersamaan sebagai salah satu ciri negeri kita, yaitu gotong royong.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam TMMD sehingga pelaksanaannya bisa selesai 100 persen, khususnya di Jawa Tengah, yaitu di Kabupaten Pekalongan, Kudus, Sukoharjo dan Purworejo,” tegas Brigjen TNI, M Sabrar Fadhilah. (thd/ida)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia