Selasa, 16 Jan 2018
radarsemarang
Kendal

Lapas Kendal Kedatangan Napi Terorisme

Sabtu, 23 Jul 2016 15:20

Lapas Kendal Kedatangan Napi Terorisme

DIPINDAHKAN: Napi terorisme Agus Widiarto alias Masuri, 40 (dua dari kiri) asal Lapas Pasirputih, Nusakambangan dipindahkan ke Lapas Klas II Kendal, kemarin. (BudiSetyawan/RadarSemarang/JawaPos.com)

KENDAL—Narapidana (napi) terorisme, Agus Widiarto alias Masuri,40, dipindahkan dari Lapas Pasirputih, Nusakambangan, Cilacap ke Lapas Kelas IIA Kendal. Alasan pemindahan lantaran agar napi bisa bersosialisasi dan lebih dekat dengan keluarganya yang tinggal di Kecamatan Rowosari.

Agus sendiri beralamat di Kampung Daya Mekar, Desa Kalangayar, Kecamatan Labuhan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Agus  masuk ke Lapas Pasirputih sejak 31 Maret 2015. Sebelumnya dipenjara sejak 12 Mei 2013 dan dipidana 11 tahun penjara atas tuduhan keterlibatan dalam aksi terorisme. Pemidanaan terhadap Agus didasarkan pada putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta bernomor 94/Pid.Sus/2014/PT.DKI.

Menurut Kepala Keamanan Lapas IIA Kendal, Supriyanto, pemindahan tahanan ini merupakan permohonan dari Agus untuk dapat dekat dengan keluarganya di Rowosari. "Permohonan yang bersangkutan untuk dipindah dipenuhi oleh pihak Lapas Pasirputih, melalui persetujuan Densus 88 dan Polres Cilacap, lantaran yang bersangkutan menunjukkan progres atas program deradikalisasi yang diberlakukan padanya," ujarnya, Jumat (22/7). 

Dikatakan, pemindahan ini telah mendapat persetujuan dari pihak Polres Kendal dan Kodim 0715 Kendal.  Rencananya, Agus akan ditempatkan dalam sel khususdenhan pengawasan dan sistem pengamanan minimum security, alias dengan pengawasan khusus.“Tentu akan kami pisahkan dengan tahanan lain, dan yang bersangkutan juga akan terus diawasi oleh semacam ‘wali’, yang akan terus membimbingnya hingga dia diputuskan telah bebas dari ideologi radikal,” paparnya.

Pihak Lapas memberikan waktu tiga hari bagi keluarga untuk menahan diri agar tidak melakukan kunjungan. Keluarga baru diizinkan menjenguk Agus pada Senin (25/7) lusa. Hal itu agar yang bersangkutan melakukan penyesuaian dengan kondisi Lapas terlebih dahulu.

Sementara itu, Agus tidak dapat memberikan komentar apapun kepada wartawan. Setibanya di Lapas Kelas IIA Kendal, dia dikawal ketat petugas Polres Kendal, Polres Cilacap dan Densus 88.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengaku tidak menjadi masalah adanya pemindahan terduga teroris tetsebut. Terpenting, pihak Lapas memberikan pembinaan secara maksimal mengenai pemahanan agama dan wawasan kebangsaan. "Tidak ada masalah, selama ini pihak lapas di sini memberikan pembinaan yang baik kepada penghuni lapas," tandasnya. (bud/zal)

 

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia