Selasa, 16 Jan 2018
radarsemarang
Kendal

Lina dan Leni Jadi Korban Tabrak Lari

Sabtu, 23 Jul 2016 15:10

Lina dan Leni Jadi Korban Tabrak Lari

Lina dan Leni Jadi Korban Tabrak Lari (RadarSemarang)

KENDAL—Dua pelajar di Kendal menjadi korban tabrak lari. Tragis, dua siswi yang diketahui saudara kembar tersebut satu diantaranya tewas seketika setelah tubuhnya terlindas ban truk pengangkut hasil galian C. Satu lainnya mengalami luka lecet dan memar setelah terpental.

Dua siswi kembar yang bernasib malang tersebut diketahui siswa SMK 2 Kendal. Satu korban meninggal dunia adalah Lina Wakhidatun, 16. Sedangkan korban selamat adalah Leni Isnaini, 16. Keduanya adalah saudara kembar, warga Desa Tratemulyo Kecamatan Weleri Kendal.

Keduanya terserempet saat hendak berangkat sekolah mengendarai roda dua dengan cara berboncengan. Motornya tersenggol dilindas truk bermuatan pasir saat hendak berangkat sekolah bersama saudara kembarnya di jalan raya Tlahab Gemuh Kendal Jumat (22/07) pagi.

Kecelakaan terjadi saat sepeda motor kedua korban terjatuh setelah menyenggol bus yang berhenti mendadak. Setelah terjatuh, truk yang memuat pasir menabrak dan melindas korban Lina. “Kejadiannya begitu cepat, saya sendiri juga kurang tau persis. Tapi setau saya, ada bus berhenti mendadak, motor korban menghindar ke kanan namun ada truk dari belakang atau dari arah yang sama melaju cepat melindas korban,” ujar Khamidah, warga Tlahab setempat.

Usai kejadian, truk sempat berhenti tapi setelah itu melarikan diri. Warga yang melihat kejadian tidak mengetahui semua warga sibuk menolong korban. Saat kejadian korban Lina membonceng Leni mengendarai motor bernopol H 3615 LM. Leni, korban selamat syok saat melihat saudaranya yang tergeletak di jalan.

Korban Leni kemudian dibawa ke rumah sakit Baitul Hikmah Gemuh Kendal. Sedangkan saudara kembarnya Lina yang tewas seketika lansung dilarikan ke rumah sakit umm daerah (RSUD) dr Soewondo, Kendal.

Menurut ayah korban, Suwarno memang kesehariannya kedua anaknya kembarnya itu selalu berangkat ke sekolah berboncengan naik sepeda motor saat berangkat sekolah. “Setiap hari memang selalu berangkat naik motor berboncengan,” katanya.

Baik dirinya maupun istrinya mengaku tidak mendapat firasat apapun atas kejadian kecelakaan tersebut. Tapi diakuinya Lina memang sebelumnya mengeluhkan jika tubuhnya capek, namun ia tetap semangat berangkat ke sekolah. “Tidak ada firasat, cuma anak saya mengeluh kecapekan karena belajar sampai larut malam,” Suwarno, kendal.

Kapolres Kendal, AKBP Maulana Hamdan melalui Kanit laka Polres Kendal, Ipda Agus Supriyadi mengatakan jika petugas masih berupaya mencari truk yang diduga menabrak korban. Sementara barang bukti sepeda motor korban dibawa ke Mapolres Kendal. “Kami sudah periksa beberapa saksi kejadian yang melihat kejadian. Sementara kasus ini masih dalam penyelidikan unit Laka , Satuan Lalu Lintas Polres Kendal,” imbuhnya. (bud/zal)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia