Selasa, 26 Sep 2017
radarsemarang
Tanya Jawab Agama Islam

Salat Sunnah Berjamaah

Selasa, 28 Jun 2016 14:30

Salat Sunnah Berjamaah

Salat Sunnah Berjamaah (RadarSemarang)

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Pak ustadz, mau tanya. Selain salat tarawih, salat sunnnah apa yang boleh dilaksanakan dengan berjamaah? Shalat sunnah apa yang bacaan al-Fatihah dan surah yang mengikutinya diucapkan dengan agak keras? Benarkah ada salat sunnah enam rakaat sesudah salat maghrib? Hadits salat Tasbih dan salat Arbain sangat lemah. Bagaimana hukumnya mengamalkan ibadah yang haditsnya lemah? Terima kasih atas penjelasannya.

Udin Mahdi di Kendal, 085747467XXX

 

Jawaban :

Waalaikumussalam Warahmatullah bapak Udin Mahdi di Kendal yang saya hormati dan dimuliakan Allah. Salat sunnah yang dilakukan secara berjamaah ada banyak, antara lain shalat Idul Fitri dan Idul Adha, salat Gerhana dan shalat Istisqa’, semua ini dilakukan dengan mengeraskan bacaan. Nabi SAW tidak pernah meninggalkan salat dua rakaat setelah Maghrib, biasanya membaca surah al-Kafirun pada rakaat pertama dan surah al-Ikhlash pada rakaat kedua, setelah al-Fatihah.

Kita tidak dapat melarang seseorang salat, apalagi dilaksanakan bukan pada waktu yang terlarang lebih-lebih ada dua riwayat melalui Anas bin Malik yang menafsirkan firman Allah SWT dalam QS. As-Sajdah [32]: 16 bahwa sahabat-sahabat Nabi SAW sering shalat sunnah antara Maghrib dan Isya (HR. Abu Dawud). Bahkan At-Tirmidzi meriwayatkan sebuah hadits yang menyatakan bahwa, “Siapa yang salat sesudah Maghrib dua puluh rakaat, maka Allah akan membangun untuknya rumah di surga”.

Waktu yang dinilai oleh ulama terlarang salat adalah sesudah salat Shubuh sebelum waktu Dhuha dan sesudah salat Asar sampai dengan masuknya waktu Maghrib. Adapun lainnya, pada prinsipnya tidak ada larangan untuk salat. (*)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia