Minggu, 25 Feb 2018
radarmojokerto
icon featured
Mata Lensa

Senandung Kidung Rembulan di Kolam Segaran

Minggu, 04 Feb 2018 15:00 | editor : Mochamad Chariris

Penari menyambut gerhana bulan di Kolam Segaran, Trowulan, Mojokerto.

Penari menyambut gerhana bulan di Kolam Segaran, Trowulan, Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

SAYUP suara saksofon dari dalam kegelapan. Angin di Kolam Segaran mulai mendesus dingin saat bulan mulai berwarna merah matang. Sekumpulan penari dan masyarakat pada akhir Januari Rabu malam (31/1) lalu tumplek blek di pinggir Kolam Segaran, Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Situs peninggalan Kerajaan Majapahit tersebut senagaja dipilih karena dinilai menjadi tempat terbaik memandang bulan saat gerhana. Meski saat itu cuaca tidak mendukung, karena awan tebal menutupi bulan. Hanya sesekali bulan terlihat, lalu tertutup kembali. Namun, senandung kidung rembulan terus dilantunkan.

Itu merupakan interaksi manusia dengan alam. Aroma wangi dupa menyeruak di antara pondasi telaga. Ya, malam itu merupakan sejarah bagi generasi saat ini yang diberi kesempatan memandang tiga fenomena, yaitu gerhana bulan, supermoon, dan blue moon.

(mj/fan/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia