Selasa, 20 Feb 2018
radarmojokerto
icon featured
Jangan Baca

Digugat Istri Gara-gara Selalu Molor di Kasur

Selasa, 29 Aug 2017 15:00 | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (Nadzir/Radar Mojokerto)

Moleh sekolah ibu ngomel-ngomel

Ibu ngomel malah tak tinggal tuku bubur

Akibat telat buka bengkel

Pelanggane kabeh podo kabur

Tulkiyem (samaran), 49, warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, saat itu mendatangi Kantor Pengadilan Agama (PA) Mojokerto. Dia menggugat cerai suaminya, Mukiyo (samaran), 50. Alasannya, Mukiyo malas bekerja dan tidak mau terbuka soal keuangan.

Tulkiyem yang menunggu panggilan untuk masuk ruang sidang menceritakan, Mukiyo selalu bangun siang dan bekerja seenaknya sendiri. ’’Kan suami saya punya bengkel. Jadi gitu kerja seenaknya sendiri,’’ tuturnya. Tulkiyem tidak tahan dengan sifat Mukiyo yang tidak mau diajak untuk bekerja keras demi anaknya. Setiap Tulkiyem berangkat kerja pukul 06.00, Mukiyo belum bangun dan masih tertidur pulas. ’’Dia masih enak-enakan tidur,’’ tuturnya.

Berulang-ulang Tulkiyem sudah mengingatkan Mukiyo agar mengubah cara kerjanya yang malas-malasan itu. Namun, Mukiyo tetap tidak mau berubah. ’’Setiap hari baru buka bengkel itu lho pukul 11.00. Kan ya mengurangi pelanggan,’’ katanya.

’’Karepku tak ajak berangkat sama-sama pukul 06.00. Saya berangkat, dia juga berangkat, tapi gak mau e,’’ katanya lagi. Tulkiyem mengajak Mukiyo bekerja keras karena anaknya yang pertama meminta untuk kuliah. ’’Anak saya yang pertama itu juga minta kuliah. Kan tau sendiri kalau kuliah biayanya mahal,’’ ujarnya. ’’Sampek orang-orang itu heran kok saya tidak bisa menguliahkan anak, padahal suami punya bengkel,’’ ujarnya lagi.

Mukiyo memang tidak mau transparan masalah penghasilannya. Tulkiyem sebagai istri seharusnya berhak mengetahui pendapatan suaminya. Namun, ketika ditanya masalah pendapatan, Mukiyo selalu masuk ke kamar dan tidak mendengarkan Tulkiyem. ’’Masak ngasih uang ke anak saya itu lho, uangnya ditaruh di bawah pintu, dia tidak mau keluar kamar,’’ tuturnya.

’’Pokoknya saya tidak boleh tau masalah uangnya,’’ tambahnya lagi. Permasalahan rumah tangga Tulkiyem bukan hanya itu, Mukiyo seringkali memperlakukan Tulkiyem dengan kasar. ’’Contoh kecilnya, manggil saya itu lho ’’he’’ gitu,’’ tandasnya. Tidak tahan dengan kelakuan Mukiyo, akhirnya Tulkiyem mantap untuk berpisah. (rizki fitrie febriana/abi)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia