Senin, 23 Oct 2017
radarmojokerto
icon featured
Ekonomi

13 Indomaret di Kabupaten Mojokerto Ilegal

Kamis, 03 Aug 2017 16:50 | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.com)

MOJOKERTO – Sedikitnya 13 titik Indomaret di Kabupaten Mojokerto, tak mengantongi izin.  Meski begitu, mereka nekat dan tetap beroperasi sejak beberapa bulan terakhir ini. 

Kasatpol PP Kabupaten Mojokerto, Suharsono menegaskan,  petugas perda itu sudah melayangkan surat peringatan ke para pemilik usaha waralaba tersebut.  ”Peringatan sudah kita berikan,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto,  Kamis (3/8). 

Peringatan itu dilayangkan agar pengusaha segera mengurus perizinan. Jika tidak,  langkah tegas berupa penyegelan bakal diterapkan. ”Kalau tidak mau mengurus izin, kita segel,” paparnya. Ke-13 titik Indomaret terancam penyegelan itu di antaranya berada di kawasan Kecamatan Gedeg, Trowulan, Mojoanyar, Bangsal, Dlanggu dan Ngoro. ”Kita tunggu kabar dari dinas perizinan. Apakah mereka mengurus izin atau tidak, “ tutur dia.

Dia juga menyayangkan sikap belasan investor waralaba yang mengabaikan perizinan.  Karena,  selain banyak yang tak mengantongi izin, reklame keseluruhan Indomaret juga tak memiliki legalitas. ”Saya berharap,  taati aturan.  Jika tidak, kami tidak segan-segan melakukan penyegelan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan,  50-an Indomaret yang tersebar di wilayah Kabupaten Mojokerto tercatat tak pernah mengantongi izin reklame. Pemerintah pun bakal merobohkan neon box yang terpasang di pelataran toko waralaba ini.

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia