Minggu, 24 Sep 2017
radarmojokerto
Mojokerto
Manisnya Es Tebu Bypass Mojokerto

Iseng Menggoda, Sopir Truk Disiram Air Comberan

Kamis, 13 Jul 2017 05:52 | editor : Mochamad Chariris

Wulan, salah satu pedagang es tebu berbincang santai dengan pelanggan.

Wulan, salah satu pedagang es tebu berbincang santai dengan pelanggan. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Menjamurnya es tebu di sepanjang Jalan Raya Bypass Mojokerto diam-diam  menyedot perhatian banyak mata. Utamanya, dari pengendara yang melintas di jalur trans Nasional Surabaya-Mojokerto itu. Tepatnya, di Lingkungan Sekar Putih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari ini.

Selain menikmati kesegaran minuman, pengendara disuguhi sensasi di balik sajian manisnya es tebu. Penampilan tak laiknya pedagang es tebu memang mampu menarik pelanggan. Saat berjualan, pedagang didominasi perempuan usia 20 an tahun ini, sangat memperhatikan style. Rambutnya dicat pirang, bibir dioles merah merona, dan pakaian yang dikenakan lebih dari sekadar pedagang biasa.

Wulan, salah satu pedagang tak menampik, karena penampilannya ini dia sering jadi sasaran jail pengendara. Utamanya, para sopir dan kernet truk. Jawa Pos Radar Mojokerto sempat melihat langsung sopir dan kernet ketika melintas, kedua mata mereka selalu terpanah kepada penjual es tebu.

Sesekali mereka melontarkan kalimat-kalimat nakal dan terkesan menggoda. ’’Mungkin ini risiko berjualan di pinggir jalan,’’ tandasnya pemilik nama lengkap Diah Ayu Nawang Wulan ini. D

ia mengaku pernah mengalami pengalaman tak menyenangkan. Hingga Wulan terpaksa menyiramkan air bekas cucian gelas atau comberan kepada seorang sopir truk yang menggodanya. Saat itu, dia merasa tersinggung atas ucapan sang sopir yang terkesan merendahkan. ’’Risih saja. Tidak nyaman, seakan kesannya saya ini apa?,’’ pungkasnya. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia