Rabu, 24 Jan 2018
radarmojokerto
Kriminal

Awasi Tahanan, Sel Tahanan Dipasang 12 CCTV

Jumat, 21 Apr 2017 16:04

Awasi Tahanan, Sel Tahanan Dipasang 12 CCTV

DIPERKETAT: Kapolres AKBP Rachmad Iswan Nusi saat mengecek ruang tahanan di Mapolres Mojokerto. (Khudori/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Kaburnya 17 tahanan dari Mapolres Malang dua hari lalu menjadi pelajaran berharga kepolisian. Tak ingin kecolongan, kemarin Polres Mojokerto melakukan antisipasi dengan mempertebal penjagaan.

Dari sebelumnya dijaga oleh dua petugas ditambah menjadi empat petugas setiap hari. ’’Tahanan kabur benar-benar menjadi atensi kepolisian di semua daerah,’’ ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Rachmad Iswan Nusi saat memeriksa ruang tahanan Kamis (20/4).

Rachmad mengatakan, pemeriksaan sel tahanan ini salah satu cara mencegah agar tahanan tidak kabur. Namun, meski begitu, dia memastikan, selama ini prosedur penjagaan sel tahanan sudah sesuai SOP (standar operasional prosedur).

Termasuk bagaimana memastikan dan mengecek barang bawaang pembesuk atau milik tahanan. ’’Kami tidak ingin kejadian tahanan kabur ini terjadi di tempat kami,’’ tandasnya.

Kondisi konstruksi bangunan dan jeruji besi juga tidak luput dari pemeriksaan. ’’Kalau ditemukan konstruksinya perlu perbaikan, akan kami perhatikan,’’ tuturnya. Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menyerukan agar semua konstruksi sel tahanan di setiap polres dan polsek menjadi prioritas utama kepolisian.

Rachmad menambahkan, di Polres Mojokerto, sejauh ini ruang tahanan yang ditempati tahanan pidana umum dan kasus narkoba relatif aman. Bahkan, pihaknya telah melengkapi dengan memasang 12 unit CCTV (closed circuit television) di beberapa sudut.

’’Penanganan tahanan adalah persoalan serius. Gerak-gerik para tahanan sudah bisa dipantau lewat ruang penjagaan. Jadi, saat ada hal yang mencurigakan langsung diketahui,’’ bebernya.

Menurutnya, ruang tahanan yang kapasitasnya mampu menampung 30 orang ini kondisinya masih cukup baik dan layak. ’’Tahanan masih longgar. Jadi, tahanan tidak over kapasistas,’’ tegasnya. (ori/ris)

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia