Rabu, 24 Jan 2018
radarmojokerto
Mojokerto

Ada Stan Layanan Hukum Kejaksaan Kota di Job Fair

Rabu, 19 Apr 2017 07:00

Ada Stan Layanan Hukum Kejaksaan Kota di Job Fair

BURU LOWONGAN: Ribuan pencaker memadati GOR Gajah Mada Kota Mojokerto pada bursa kerja. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto membuka stan pelayanan hukum di area event bursa kerja (Job Market Fair) Pemkot yang digelar di GOR dan Seni Mojopahit Jalan Gajah Mada, Selasa (18/4).

Stan tersebut bertujuan memberikan layanan informasi, pendapat, hingga konsultasi yang berkaitan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Kejari Kota Mojokerto Halila Rama Purnama SH, mengatakan, pembukaan stan layanan hukum ini memang terbilang baru. Lantaran bukan menggunakan metode konvensional.

’’Kali ini kita membuka stan pada momen job fair yang didatangi masyarakat dalam jumlah besar. Intinya ada pelayanan hukum dan agar Kejari Kota lebih dekat ke masyarakat,’’ ungkapnya kepada sejumlah awak media di kantornya, Jalan Raya Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Pihaknya menjelaskan, sebagai lembaga penegak hukum yang baru terbentuk di kota, nyatanya masih banyak belum diketahui lapisan masyarakat. Terlebih, layanan hukum terhadap masyarakat seperti panggilan tilang, hingga pemeriksaan saksi sudah dalam penanganan pihaknya.

’’Malah masih ada yang sering bertanya Kejari Kota itu di mana. Nah, stan ini bertujuan memberi informasi pula ke masyarakat, bahwa di kota sudah ada Kejaksaan Negeri-nya,’’ jelas Halila.

Lanjut Halila, secara teknis, stan pelayanan hukum itu bisa diakses masyarakat secara gratis. Dengan jam buka sama persis jam buka job fair. Kejari bakal memberikan konsultasi, pendapat, hingga informasi terkait dengan hukum secara lisan.

’’Hanya saja, ini terkait tentang hukum perdata dan penatausahaan negara saja. Hanya konsultasi lisan, bukan berikan analisa dan verifikasi material,’’ lanjut perempuan berjilbab ini.

Kemudian, di stan pelayanan hukum gratis ini, kejari sekaligus promosi informasi terkait kejaksaan. Tak pelak, sejumlah pelamar kerja juga kerap menanyakan lowongan dibukanya pekerjaan di instansi Adhyaksa ini.

Baik sebagai jaksa karir maupun bagian tata usaha. ’’Stan kita dikunjungi ratusan orang. Banyak yang tanya, apa ada lowongan di kejaksaan. Untuk sementara ini memang ada moratorium bagi penerimaan jaksa,’’ katanya.

Kasi Intelijen Ali Munip SH, menambahkan, pada stan pelayanan hukum tersebut juga dibuat se-fleksibel mungkin. Sehingga, masyarakat merasa nyaman dan kesan angker yang biasa disematkan kepada aparat penegak hukum bisa tereduksi.

’’Kita sediakan area photo both. Banyak yang tanya hubungan kejaksaan dengan ketenagakerjaan pula. Kita jelaskan bahwa ada UU Ketenagakerjaan yang mengikat para tenaga kerja. Termasuk, apabila ada kasus hubungan industrial antara pekerja dengan perusahaan,’’ tambah dia. (fen/abi)

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia