Rabu, 24 Jan 2018
radarmojokerto
Kesehatan

Posko Aman, Ada Makanan untuk Ibu dan Anak

Selasa, 18 Apr 2017 07:00

Posko Aman, Ada Makanan untuk Ibu dan Anak

TERINTEGRASI: Ketua TP PKK Siti Amsyah (kanan) didampingi Kepala Bappeko Harlistiyati (dua dari kanan) dan Kepala Dinkes Christiana Indah Wahyu saat mengunjungi posyandu di Kota Mojokerto. (Fendy-Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Pemkot mengusung program Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Terintegrasi dalam menghadapi lomba taman posyandu tingkat nasional, Bina Balita KB, dan PAUD di tahun ini.

Senin (17/8), Ketua Tim Penggerak Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Siti Amsyah Mas’ud Yunus, meninjau posyandu menjelang pembinaan dari pemprov dan penilaian di akhir bulan nanti.

Rombongan tim penggerak PKK Kota Mojokerto langsung melakukan peninjauan di Posyandu Raung-Merapi Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari. Bertempat di Balai RW setempat, rombongan meninjau kesiapan para kader menjelang pembinaan dari tim Pemprov Jatim yang sedianya hari ini digelar.

Dan, juga menjelang masa penilaian oleh pemerintah pusat. Di lokasi, rombongan melihat kesiapan kader yang tengah membikin papan informasi pemetaan kesehatan keluarga setempat. Juga, melihat data kesehatan warga dan balita di lokasi yang dijadikan wakil dari Kota Mojokerto ini.

Selain itu, beberapa titik lainnya juga turut dipantau. Seperti halnya keberadaan papan penunjuk area titik pelayanan kesehatan. Kemudian, juga melihat kondisi taman Toga (Tanaman Obat Keluarga) yang berada tak jauh dari balai RW.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto Siti Amsah Mas’ud Yunus, mengatakan, dalam lomba posyandu tingkat nasional ini, kota bakal mengusung Posyandu Terintegrasi.

Program ini mensyaratkan integrasi sejumlah pihak seperti posyandu, taman, Bina Balita KB, hingga sinergi PAUD. ’’Outcome-nya agar bisa tercetak SDM berkualitas sejak 1.000 hari kehidupan atau usia 0 hingga 3 tahun,’’ ungkapnya.

Lebih lanjut, dengan adanya program itu, masyarakat diminta memahami pentingnya kualitas 1.000 hari kehdiupan. Sehingga, sejak masa kehamilan, khususnya para ibu harus memantau perkembangannya dengan baik.

’’Jadi, biar ibu dan tidak hanya menimbang saja. Akan tetapi, intelegensi dan sosialisasi antar balitanya terpantau. Yakni, dengan Posyandu Terintegrasi ini,’’ bebernya. Keunggulan Posyandu Terintegrasi ini, diantaranya konsumsi pangan yang dimakan baik ibu dan balita terjaga nilai gizinya.

’’Ada Posko Paman (Pos Konsumsi Pangan Aman) yang intinya pos ini memastikan pangan yang dikonsumsi bebas bahan pangan tambahan yang merugikan seperti formalin, dan lainnya,’’ terang dia. (fen/abi)

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia