Rabu, 24 Jan 2018
radarmojokerto
Pendidikan

Miris, Perpustakaan Kok Belum Miliki Gedung Arsip

Senin, 17 Apr 2017 22:19

Miris, Perpustakaan Kok Belum Miliki Gedung Arsip

PILIH BUKU: Keberadaan perpustakaan Kabupaten Mojokerto terus dilirik pengunjung. (Rizal/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Kondisi gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Mojokerto yang memprihatinkan, dalam waktu dekat, bakal dirombak. Pemerintah sudah mengalokasikan dana Rp 3,86 miliar untuk mendirikan bangunan setinggi tiga lantai itu.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Ustadzi Rois, mengatakan, pembangunan gedung itu sebagai tempat penyimpanan arsip-arsip milik Pemkab Mojokerto. Pembangunan gedung arsip itu untuk mempermudah dalam pengelolaan arsip daerah.

Baik perda, perbup maupun surat-surat penting lainnya. ’’Selama ini, pemda belum memiliki gedung khusus untuk menyimpan arsip. Sehingga, tahun ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan membangun gedung arsip,’’ kata Rois kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

Menurut dia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan harus ada petugas yang khusus membina kearsipan milik Pemkab Mojokerto. Baik di SKPD, kecamatan, kelurahan hingga ke desa. Hal itu supaya arsip-arsip yang penting tidak sampai hilang dan mudah dicari bila diperlukan.

Pembangunan itu juga sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 78 Tahun 2012 tentang Tata Kearsipan di Lingkungan Kementrian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.

’’Kami juga akan menyampaikan Peraturan Menteri Dalam Negeri, untuk masing-masing SKPD, termasuk sampai ke kantor-kantor desa,’’ imbuh Rois. Dia menambahkan, pembangunan gedung ini diperkirakan akan rampung dalam waktu dekat.

Pasalnya, proses lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sudah rampung. Dan dimenangkan PT Ris Putra Delta dengan nilai lelang sebesar Rp 3.77 miliar. ’’Pemenang sudah ada. Dan, segera tanda tangan kontrak,’’ papar dia.

Pasca rampungnya pembangunan nanti, Rois menyebutkan, bakal melakukan pertemuan dan berkoordinasi dengan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP). Supaya menyampaikan imbauan ke masing-masing SKPD, agar menyimpan arsip-arsip penting di Kantor Perpustakaan dan Kearsipan.

Dengan begitu, arsip daerah dari tingkat SKPD hingga desa, akan tertata dan dikelola dengan sangat baik. ’’Tentunya, hal ini sebagai salah satu langkah pemda untuk mempermudah pencarian arsip,’’ pungkas mantan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) ini. (ron/abi)

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia