Rabu, 24 Jan 2018
radarmojokerto
Kriminal

Bobol Salon Kecantikan, eh Curi Alat Cukur, Tas dan Baju

Selasa, 21 Mar 2017 07:00

Bobol Salon Kecantikan, eh Curi Alat Cukur, Tas dan Baju

ANYARAN: Ahmad Affandi alias Arka, pelaku pembobolan salon dan boutiq menunjukkan barang bukti hasil kejahatannya di Polres Mojokerto. (Khudori/Radar Mojokerto)

MOJOSARI – Ahmad Affandi alias Arka, 21, warga Desa Cepokolimo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto harus menghabiskan hari-harinya di balik sel jeruji.

Pemuda penganguran itu tertangkap Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto usai membobol salon dan butik milik Alwasiqotur Rodliah, 49, di Perum Bumi Sooko Permai (BSP), Desa/Kecamatan Sooko.

’’Setelah kami selidiki, akhinya mengarah ke pelaku,’’ kata Kasubbaghumas Polres Mojokerto, AKP Sutarto Senin  (20/3). Penangkapan tersangka ini setelah petugas mendapati laporan pembobol salon dan butik di BSP Sooko, Rabu lalu (15/3).

Bersama tersangka, berhasil diamankan barang bukti hasil curian. Di antaranya, 7 dompet, 6 tas merek terkenal, 8 pakaian, satu set alat cukur, pengering rambut, 14 asesoris cincin, dan kalung.

Selain itu, dari tangannya juga didapati sepeda motor Honda Beat bernopol S 6016 NY. ’’Satu buah gunting besar dipakai mencongkel pintu juga kami amankan,’’ tegasnya.

Tersangka dibekuk Senin (20/3) pukul 14.00 di rumahnya. Tidak ada perlawanan dalam penggrebakan itu. ’’Pelaku beraksi seorang diri,’’ ujarnya. Bermodalkan satu gunting besar, pelaku mencongkel pintu salon milik Alwasiqotur Rodliah, yang lokasinya tidak jauh dari rumah korban.

Setelah berhasil masuk, pelaku lalu menguras barang-barang berharga, termasuk alat cukur dan pengering rambut. ’’Hasil curiannya dimasukkan karung dan diangkut sepeda motor,’’ tuturnya.

Namun, setelah behasil membawa barang curian, pelaku tak lantas menjual. Semua hasil kejahatan dititipkan di rumah saudaranya di Desa Cempokolimo, Kecamatan Pacet.

Alasannya, pelaku mengaku kesulitan menjual hasil curian. ’’Makanya, barang-barang itu ditimbun di rumah saudaranya,’’ ujarnya. Akibat perbuatnnya, pelaku dijerat pasal 363 tentang Pencurian, ancaman hukumannya selama 7 tahun penjara

’’Sekarang masih dikembangkan. Diduga ada TKP (tempat kejadian perkara) lain yang modus sama,’’ pungkasnya. (ori/ris)

 

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia