Rabu, 24 Jan 2018
radarmojokerto
Mojokerto

Gelorakan Semangat Kamseltibcarlantas kepada Pemohon SIM

Minggu, 19 Mar 2017 20:34

Gelorakan Semangat Kamseltibcarlantas kepada Pemohon SIM

PELOPOR KESELAMATAN: KBO Lantas Iptu Nur Rosid memberikan imbauan tertib lalu lintas dengan membagikan brosus kepada pemohon SIM di Polres Mojokerto. (Khudori/Radar Mojokerto )

MOJOKERTO – Satlantas Polres Mojokerto terus menggelorakan semangat tertib berlalu lintas di jalan raya. Ajakan menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) ini tidak hanya menyentuh kepada pengguna jalan.

baca: Polri Luncurkan E-Tilang, Personel Satlantas Dibekali Pelatihan

Sabtu (18/3), korsp bersabuk putih itu hadir di tengah-tengah pemohon SIM (surat izin mengemudi) di Kantor SATPAS Polres Mojokerto. Dipimpin KBO KBO Satlantas Iptu Nur Rosid, petugas mendatangi satu per satu  pemohon yang sedang megantre menunggu giliran pelayanan.

Selain memberikan imbauan dalam bentuk brosur, petugas menyampaikan pesan-pesan untuk senantiasa menerapkan Kamseltibcarlantas. ”Kita sadar, bahwa dalam hidup sehari-hari pasti menggunakan jalan dan kendaraan bermotor,” ujar Rosid.

Maka dari itu, lanjutnya, diharapkan masyarakat lebih mengedepankan kehati-hatian dan waspada di jalan. ”Tidak mudah emosi dan tidak ceroboh di jalan,” imbuhnya. Tak hanya imbauan yang diapresiasi langsung dari pemohon.

Dalam kesempatan ini petugas berbagi tips jitu supaya pengendara selamat dan tidak mendapat gangguan di jalan. Sebelum berangkat, baiknya mengecek kondisi kendaraan, perlengkapan SIM dan STNK. Serta, tidak lupa berdoa kepada Allah SWT, agar mendapat perlindungan selama dalam perjalanan.

”Baik saat berangkat sekolah, kerja, maupun aktivitas lainnya,” tegasnya. Dia menyebutkan, tingginya angka kecelakaan di wilayah hukum Satlantas Polres Mojokerto tidak lepas dari masyarakat. Banyak di antara mereka menjadi korban sia-sia karena tidak mengedepankan Kamseltibcarlantas.

Seperti, kalangan pelajar, buruh atau karyawan, dan masyarakat umum. ”Masih saja terjadi saudara-saudara kita yang terlibat kecelakaan lalu lintas. Akibatnya, mengalami luka ringan, luka berat, bahkan MD (meninggal dunia,” paparnya. Untuk itu, dia mengajak pemohon SIM turut serta menggelorakan budaya keselamatan di jalan raya sebagai kebutuhan. (ris)

 

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia