Rabu, 24 Jan 2018
radarmojokerto
Kriminal

Bersihkan Rumput, Petani Pacet Tewas Dijilat Petir

Jumat, 17 Mar 2017 21:39

Bersihkan Rumput, Petani Pacet Tewas Dijilat Petir

KEJUTKAN WARGA: Jasad Supiatun dievakuasi dari lokasi temuan di areal persawahan Dusun Tlebuk, Desa Jiyu, Kec. Pacet. (Khudori/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Supiatun, 53, warga Dusun Tlebuk, Desa Wiyu, Kecamatan Pacet, ditemukan tewas di pematang sawah, Jumat siang (17/3).

Perempuan belakangan diketahui sebagai petani ini diduga tewas setelah tubuh tersambar petir saat membersihkan rumput di lahan padi miliknya. Terdapat luka bakar di bagian wajah dan tubuh korban.

Kasubbaghumas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, tewasnya Supiatun diketahui sekitar pukul 13.30. Saat itu, Adi, warga setempat hendak mencari rumput dikejutkan dengan sesosok perempuan paro baya tergeletak di persawahan dalam kondisi tak bernyawa.

’’Korban sudah meninggal,’’ ungkapnya. Melihat bagian tubuh korban luka-luka, Adi berinisiatif melaporkan kepada setempat. ’’Saat diperiksa, kondisi wajah korban terlihat hitam seperti terbakar,’’ katanya.

Sutarto menambahkan, dari keterangan keluarga korban, sebelumnya sekitar pukul 10.00 korban memang pamit pergi ke sawah untuk membersihkan rumput. Namun, belum selesai, sekitar pukul 11.00 hujan dengan itensitas tinggi mengguyur.

Hujan juga disertai angin dan petir. ’’Diduga korban tewas akibat tersambar petir,’’ bebernya. Sutarto menegaskan, peristwa ini murni kecelakaan. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

’’Ini murni musibah,’’ tandasnya. Selain memeriksa-saksi-saksi, di lokasi petugas mengamankan topi caping rusak dan sebilah sabit yang digunakan korban saat membersihkan rumput. (ori/ris)

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia