Rabu, 24 Jan 2018
radarmojokerto
Sport

Wajibkan Pemain Ikuti Latihan Endurance

Selasa, 14 Feb 2017 07:00

Wajibkan Pemain Ikuti Latihan Endurance

WAJAH BARU: Pasukan Laskar Majapahit saat mengikuti latihan di Stadion Gajah Mada Mojosari. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Meski peluit kickoff musim kompetisi Divisi Utama 2017 belum dibunyikan PSSI, namun hal itu tak menghentikan upaya tim kebanggaan publik Mojokerto, PS Mojokerto Putra (PSMP) mempersiapkan diri.

Setelah mendapatkan 20 pemain sebagai bagian skuad utama, The Lasmojo langsung menggeber pemainnya lewat program peningkatan stamina dan fisik.

Selain lewat latihan gym, para pemain diwajibkan melewati latihan endurance di setiap kali latihan. Program ini digulirkan sebagai modal dan kekuatan utama MP untuk melewati ketatnya persaingan antaratim, terutama saat babak penyisihan grup nanti.

Akan tetapi latihan endurance kali ini tidak hanya ditempuh tanpa ada target. Pasalnya, tim pelatih memberikan batasan ukuran VO2 maks sebagai indikator utama seorang pemain dikatakan mampu tampil prima saat bermain selama 90 menit.

Kurang dari 54 menjadi batasan ukuran terendah yang ditarget tim pelatih terhadap volume oksigen yang diserap masing-masing pemain. ’’Kalau timnas mungkin standarnya 65. Namun, kalau kita ada batasan minimal harus 54,’’ kata Redi Suprianto, pelatih kepala PSMP saat dikonfirmasi Senin (13/2).

Redi menyatakan, sudah memiliki program untuk meningkatkan VO2 maks pemain mulai pekan ini hingga akhir bulan nanti. Selain harus berolahraga di gym, penambahan VO2 maks juga dilakukan lewat latihan endurance berlari tanpa henti selama 30 menit.

Namun, khusus untuk MP musim ini, Redi mengombinasikan latihan dengan dribbling bola tanpa henti. Upaya ini dilakukan selain menambah VO2 Maks, juga untuk melatih feeling ball agar tidak mudah kehilangan bola.

’’Kira-kira 30 menit setiap kali latihan. Tidak boleh berhenti, dan tidak boleh berjalan, harus berlari,’’ terangnya. Redi mengakui, butuh waktu lama untuk bisa melengkapi target yang diajukan.

Sebab, dia juga membebani pemain bisa melewati standar VO2 Maks yang ditarget di ukuran 60. Untuk mencapai target yang diinginkan, dia memberikan waktu lebih lama latihan endurance sampai 3 minggu ke depan tanpa henti.

’’Kita selingi dengan latihan pagi dan sore hari. Sebenarnya cukup latihan dengan 2 jam sehari. Tapi untuk mengejar waktu, kita juga selingi dengan uji coba,’’ tambahnya.

Sementara itu, sampai detik ini baik manajemen maupun tim pelatih belum mendapatkan jadwal, dan hasil pembagian grup tim Divisi Utama musim 2017.

Padahal, jadwal tersebut sangat dibutuhkan sebagai cara meraba kekuatan tim lawan yang akan dihadapi. Berdasarkan informasi yang dia terima, kickoff akan dimulai pasca berakhirnya kompetisi pra musim Piala Presiden atau akhir Maret nanti.

Sesuai musim-musim sebelumnya, Divisi Utama bakal dihelat setelah kickoff ISL sebagai kompetisi kasta pertama dimulai. ’’Kalau nggak salah informasinya awal April.

Makanya itu, selama bulan Maret nanti kita sudah bisa melangkah ke persiapan khusus, latihan strategi dan formasi,’’ pungkasnya. (far/ris)

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia