Rabu, 13 Dec 2017
radarmalang
icon featured
Kanjuruan

Pembalap Supermoto Asing ini Adu Kemampuan di Stadion Kanjuruhan

Jumat, 06 Oct 2017 18:08 | editor : Jatmiko

pembalap supermoto siap berlaga di sircuit Kanjuruhan

Siap berlaga: Sejumlah pembalap Supermoto yang akan berlaga di Indonesia Internasional Supermoto Championship 2017, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (Tika/jawapos.com)



MALANG- Indonesia International Supermoto Championship 2017 kembali digelar di Stadion Kanjuruhan. Even yang kali kedua digelar di Kabupaten Malang ini bakal diikuti para pembalap supermoto dari tujuh negara.  Indonesia Internasional Supermoto Championship 2017 ini digelar di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (7/10) dan Minggu (8/10). Supermoto merupakan olahraga balap motor yang menggabungkan antara kemampuan pembalap berpacu di lintasan aspal dan tanah. Ketua pelaksana kegiatan, Endiyatmo Widagdo, menjelaskan, even kali ini diikuti oleh tujuh negara dengan sembilan pembalap asing.  Beberapa diantaranya adalah Waouter Straver dari  Belanda, Simon Boyd dan Michael Kirckness dari Australia. 
Juga ada pembalap seri Jepang, Yoto Azuma; Hasroy Hozman dari Singapura, Dominggo Rhowel Mathias dan Ralp Lorenz Hernandes pembalap Filipina dan Miks Peleckis dari Latvia.  "Ada tujuh negara yang mengikuti Indonesia Internasional Supermoto Champions 2017," kata laki-laki yang akrab disapa Endik, saat konferensi pers, di Candi Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (6/10). 
Dia menambahkan, lebih dari 100 pembalap lokal yang juga akan meramaikan kegiatan ini. Para pembalap itu berasal dari berbagai kelas.  "Untuk yang sudah championship atau sudah profesional, ada lima pembalap yang berlaga," beber dia.  Dia merinci, kelimanya adalah Doni Tata, Farhan Hendro, Ade Elvira, Arjun Wicaksono dan Diva Ismayana.
Endik menegaskan, dibandingkan dengan tahun lalu, kali ini jelas sangat berbeda. Terutama untuk kualitas pembalap. Setiap pembalap yang berlaga merupakan jawara di bidang mereka masing-masing. 
Dijelaskannya,  pembalap Indonesia sudah bisa bersaing di level Asean. Kejuaraan kali ini merupakan laga yang menampilkan kemampuan di atas Asean.  "Misalnya saja dari Australia, mereka adalah pemenang di negaranya. Sementara dari Latvia, memang juara di sana," bebernya.. (tik)

(rm/tik/mik/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia