Minggu, 17 Dec 2017
radarmalang
icon featured
Sports

600 Pesilat 10 Negara Aliran Ini Perebutkan Piala Presiden RI

Kamis, 05 Oct 2017 18:30 | editor : Suryo Eko Prasetyo

Kejuaraan Silat Perisai Diri Piala Presiden 2017 di kampus Universitas PGRI Adi Buana, Surabaya

dua pesilat dari Perisai diri sedang menampilkan teknik mengunci (istimewa/Perisai Diri Championship 2017 official)

MALANG KOTA – Sedikitnya 600 pesilat dari sepuluh negara bakal ”nggruduk” Kota Malang. Mereka diagendakan berlaga dalam kejuaraan dunia pencak silat. Pelaksanaannya di Gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya Malang, 26 Oktober–2 November 2017. Salah satu daya tarik kejuaraan berlabel 9th Perisai Diri Championship 2017 adalah memperebutkan Piala Presiden RI.

Pesilat asing datang dari beberapa negara berbagai benua. Antara lain dari Australia, Jerman, Perancis, Swiss, Inggris, Jepang, Singapura, Amerika Serikat, dan Timor Leste. Sedangkan dari Indonesia akan diperkuat oleh pesilat dari 16 pengurus daerah. Di antaranya, dari Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Sulawesi, hingga Papua.

''Kejuaraan dunia silat ini bersinergi dengan program pemerintah untuk mewujudkan persahabatan dan perdamaian antar bangsa melalui penyebaran seni budaya, yaitu pencak silat,'' ungkap ketua panitia penyenggara Herminto kepada jawapos.com

ILUSTRASI: Atlet bela diri pencak silat Perisai Diri kategori kelas remaja dan dewasa. INSET: Pencipta pencak silat Perisai Diri Raden Mas Soebandiman Dirdjoatmodjo.

ILUSTRASI: Atlet bela diri pencak silat Perisai Diri kategori kelas remaja dan dewasa. INSET: Pencipta pencak silat Perisai Diri Raden Mas Soebandiman Dirdjoatmodjo. (PerisaiDiriGubeng.blogspot.co.id)

Herminto berharap melalui kejuaraan itu dapat memantau perkembangan pencak silat di seluruh dunia.

Sementara itu, Ketua Umum Perisai Diri Pusat Dwi Soetjipto mengatakan, ''Dengan ikut bertandingnya para pesilat dari luar negeri, maka ilmu silat Perisai Diri akan mendunia. Itu berarti juga meningkatkan manfaat ilmu silat Perisai Diri bagi kehidupan.''

Selain itu, lanjut Dwi, masyarakat luar negeri juga makin memahami budaya Indonesia. ''Yang tidak kalah pentingnya adalah mereka juga menjadi sarana promosi keindahan Indonesia ke berbagai negara di dunia,'' tuturnya.

Kejuaraan dunia silat Perisai Diri di Kota Malang merupakan edisi kesembilan. Sebelumnya kejuaraan dunia ini pertama kali digelar di Semarang pada 1990. Dilanjutkan 1995 di Surabaya, 2003 di Denpasar, 2005 di Yogyakarta , 2007 di Bandung, 2010 di Jakarta, 2012 di Samarinda, dan 2014 di Denpasar lagi. Pada akhir Oktober hingga awal November 2017, Kota Malang mendapat kehormatan menghelat even internasional tersebut.

Herminto menambahkan, kejuaraan dunia dapat menjadi ajang promosi wisata Malang Raya. Tidak hanya Kota Malang, namun juga Kabupaten Malang dan Kota Batu, serta kawasan Jawa Timur lainnya. Peserta dapat menikmati keindahan maupun keunikan berbagai obyek wisata.

Sedikitnya empat nomor yang akan dipertandingkan. Di antaranya, pertarungan bebas full body contact, pertarungan versi Perisai Diri, kerapian teknik tangan kosong dan bersenjata, serta nomor seni peragaan jurus versi Ikatan Pencak Silat Indonesia.

Pada kejuaraan dunia di Malang juga menandingkan kategori kelompok umur. Yakni kelas dewasa dan kelas remaja.

Silat Perisai Diri adalah beladiri asli Indonesia yang diciptakan oleh Raden Mas Soebandiman Dirdjoatmodjo dari keluarga besar Pakualaman Yogyakarta. Secara resmi Perisai Diri berdiri 2 Juli 1955 di Surabaya.

Secara rutin Silat Perisai Diri menggelar kejurnas pelajar, kejurnas antarperguruan tinggi yang digelar hingga 26 kali di Indonesia. Perisai Diri International Championship menjadi puncak ajang perhelatan kejuaraan tertinggi aliran pencak silat tersebut.

(rm/fis/sep/JPR)

Rekomendasi Untuk Anda

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia