Minggu, 21 Jan 2018
radarmalang
Edukasi

SDN Kauman 1 Mulai Terapkan Full Day School

Selasa, 24 Jan 2017 06:00

 SDN Kauman 1 Mulai Terapkan Full Day School

RIANG GEMBIRA: Para siswa terlihat gembira usai mengikuti salat Duhur berjamaah dalam program full day school, Senin (23/1) (Darmono/Radar Malang)

MALANG KOTA - SDN Kauman 1 Kota Malang menerapkan full day school (FDS) untuk yang pertama kalinya kemarin (23/1). Oleh sebab itu, setelah jam sekolah selesai sekitar 13.30, sekolah itu tetap ramai. Para siswa pun masih terlihat aktif mengikuti kegiatan yang berlangsung di kelasnya masing-masing.

 

Sekolah yang beralamat di Jalan Kauman No 1, Kauman, Klojen, Kota Malang, itu mewajibkan para siswanya untuk mengikuti kegiatan tambahan. Untuk siswa kelas 1 dan 2 yang biasanya pulang sekitar pukul 11.30, mulai kemarin pulang pukul 13.10. Sementara itu, kelas 3 yang awalnya pulang pukul 12.30, setelah ada FDS pulang pukul 14.00. Sedangkan, kelas 4–6 yang biasanya pulang pukul 13.00, mulai kemarin pulang pukul 15.15.

 

Saat koran ini melihat aktivitas mereka, siswa-siswi itu baru saja menunaikan salat Duhur berjamaah di dalam kelas yang disulap menjadi musala untuk sementara. Setelah salat, mereka mengikuti kegiatan mengaji bersama yang dipandu seorang tutor.

Wakil Kepala SDN Kauman 1 Kota Malang Sentot Haryanto menyatakan, kemarin merupakan hari pertama pelaksanaan FDS atau disebut juga pendidikan penguatan karakter (PPK). Jam di sekolah dipadatkan menjadi lima hari. Setelah pelaksanaan pembelajaran usai, ada PPK. Salah satunya kegiatan mengaji sebagai penguatan nilai religius. ”Kalau untuk penguatan religius, yang muslim dibimbing yang muslim, yang nonmuslim dibimbing nonmuslim sesuai agama mereka,” terangnya pada media kemarin.

Selain nilai religius yang ditekankan kegiatan FDS ini, ada empat nilai-nilai karakter yang lain. Di antaranya, nilai nasionalisme, gotong-royong, nilai integritas (kejujuran), dan kemandirian. Beberapa nilai ini diwujudkan dalam berbagai aktivitas di sekolah. Yaitu, dengan mengaji dan kegiatan lain yang mendukung.

Selain lima nilai di atas, menurut Sentot, SDN Kauman 1 memiliki hal yang berbeda dari sekolah lain. Sebab, sekolah ini juga mengembangkan nilai-nilai kewirausahaan pada siswa kelas empat ke atas. Dalam penanaman nilai kewirausahaan ini, siswa kelas enam dilibatkan langsung sebagai tutor adik kelasnya. ”Tujuannya agar siswa memiliki keberanian untuk berwirausaha dan memiliki mental entrepreneurship,” tandasnya.

Selain itu, berbagai kegiatan ektrakurikuler diadakan setelah kegiatan tersebut. Jadi, selama lima hari tersebut betul betul maksimal untuk penanaman karakter di sekolah serta untuk mengembangan bakat kreativitas siswa. ”Pada Sabtu dan Minggu, siswa waktunya belajar pendidikan karakter dengan orang tua dan lingkungan masyarakat sekitarnya,” pungkasnya. (kis/c3/lid)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia