Minggu, 21 Jan 2018
radarmalang
Malang Kota

Ajang Unjuk Kreativitas Pelaku UMKM

BRI Gelar Pameran di Stadion Gajayana, Mulai Hari Ini

Jumat, 19 May 2017 10:00

Ajang Unjuk Kreativitas Pelaku UMKM

POTENSIAL: Seorang karyawati BRI menunjukkan beberapa produk yang akan dipamerkan dalam Parade UMKM BRI di halaman luar Stadion Gajayana, mulai hari ini (19/5) hingga Minggu (21/5). ( BAYU EKA NOVANTA/RADAR MALANG)

KOTA MALANG – Anda ingin mendapatkan produk-produk hasil karya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkualitas dengan harga terjangkau? Atau barangkali, Anda ingin menggali ide sebelum mulai berwirausaha? Semua itu bisa Anda peroleh pada event pameran bertajuk Parade UMKM BRI di halaman luar Stadion Gajayana, mulai hari ini (19/5) hingga Minggu (21/5).

 

Total, ada 122 tenant UMKM yang akan berpartisipasi dalam pameran itu. Mereka tak hanya berasal dari Malang Raya, tapi juga kota/kabupaten lain di kawasan selatan Jawa Timur. Produk yang dipamerkan pun beragam. Mulai dari UMKM yang memproduksi peralatan rumah tangga, pakaian, tas, sepatu, hingga mainan anak-anak.

Senior Executive Vice President UKM dan Konsumer BRI Supari menyatakan, Parade UMKM BRI di Kota Malang menjadi event pameran UMKM kedua yang digarap BRI pada tahun ini. Sebelumnya, BRI menggelar pameran di Kota Semarang.

Supari menyatakan, ada alasan yang kuat, mengapa BRI memilih Kota Malang. ”Malang punya potensi kreativitas yang tinggi. Itulah mengapa kami memilih di sini,” jelas Supari, saat berbicara dalam press conference yang digelar di Rumah Kreatif BUMN, Jalan Raya Langsep, kemarin (18/5).  

Parade UMKM BRI menjadi salah satu bentuk sumbangsih perbankan untuk meningkatkan level para pelaku UMKM. Tak hanya memfasilitasi permodalan, tapi distribusinya juga.

Sebab, salah satu persoalan besar yang dihadapi UMKM adalah soal distribusi. Yakni tentang bagaimana cara yang efektif agar barang bisa sampai ke tangan konsumen dengan baik. ”Nanti, kami menggandeng JNE untuk memberikan materi soal distribusi produk. Bagaimana mengemas barang cair, barang pecah belah, dan barang lainnya dikirim tanpa mengalami kerusakan. Kalau bisa, kemasan produk juga punya nilai tambah,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Malang Tri Widyani menyatakan, di Kota Malang ada lebih dari 70 ribu UMKM yang eksis. Masalah yang dihadapi oleh para pelaku usaha itu rata-rata sama: Modal dan distribusi.

Karena itu, dia mengapresiasi langkah BRI yang membuat pameran sekaligus pelatihan untuk UMKM. Terutama pelatihan soal distribusinya. ”Ini bisa menjadi salah satu solusinya,” pungkas dia. (zya/c2/muf)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia