Minggu, 21 Jan 2018
radarmalang
Total Arema

Dedigol!

Arek Dampit Bawa Arema FC ke Posisi Dua Klasemen

Sabtu, 06 May 2017 18:59

Dedigol!

MONCER: Dedik Setiawan (tengah) berselebrasi usai membobol gawang Barito Putera pada menit 16 di Stadion Kanjuruhan,Jumat malam (5/5). (DOLI SIREGAR/RADAR MALANG)

KABUPATEN – Dedik Setiawan lagi-lagi menjadi penentu kemenangan Arema FC. Sensasi pemain asal Dampit itu kembali berlanjut saat Arema FC menang 1-0 atas Barito Putera di Stadion Kanjuruhan, Jumat  malam (5/5). Pada laga itu, Dedik mencetak gol kemenangan tim berjuluk Singo Edan ini.

Eks pemain Persekam Metro FC itu mencetak gol pada menit 16. Gol berawal dari kesalahan pemain belakang Barito Putera, Syahroni, yang berusaha memotong umpan Andrianto. Bola liar lalu disambar Dedik dan berbuah gol untuk Arema FC.

Itu menjadi gol ketiga Dedik di Liga 1. Sebelumnya, Dedik mencetak satu gol saat Arema FC menang 2-0 atas Bhayangkara FC (23 April) dan satu gol saat Arema FC menang 1-0 atas Persiba Balikpapan (1 Mei).

Koleksi tiga gol tersebut membuat striker yang namanya belum masuk profil di Wikipedia itu menjadi top scorer sementara Liga 1. Torehan itu membuatnya sejajar dengan Peter Odemwingie (Madura United), Boaz Salossa (Persipura), dan Marclei Cesar (Mitra Kukar).

Dengan produktivitasnya di depan gawang lawan, tidak berlebihan bila julukan Dedigol disandingkan pada Dedik Setiawan. Seperti halnya julukan Budigol yang pernah disematkan pada eks striker Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Budi Sudarsono. Juga Batigol pada legenda Timnas Argentina, Gabriel Batistuta.

Performa impresif Dedik mengundang pujian dari pelatih Arema FC Aji Santoso. ”Dia semakin bersinar meski usianya masih muda,” kata Aji usai pertandingan lawan Barito Putera, kemarin.

Melejitnya penampilan Dedik ini mungkin cukup mengejutkan. Apalagi, namanya tak banyak dibicarakan sebelum bergulirnya kompetisi Liga 1.

Moncernya penampilan Cristian Gonzales selama Piala Presiden 2017 membuat nama striker Arema FC lainnya, termasuk Dedik, meredup. Tapi, absennya Gonzales setelah Arema FC meraih hasil imbang 0-0 lawan Persib Bandung pada laga pembuka Liga 1, membuka jalan bagi Dedik.

Seperti diketahui, Gonzales harus absen karena melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci. Jadi, Dedik menjadi satu-satunya pilihan untuk posisi target man. Sebab, Sunarto masih menjalani pemulihan cedera.

Kesempatan untuk mengisi posisi ujung tombak Arema FC itu tidak disia-siakan oleh Dedik. Dia membayar kepercayaan lewat gol demi gol ke gawang lawan.

Berkat tiga gol kemenangan Dedik, Arema FC stabil di papan atas klasemen Liga 1. Bahkan, berkat kemenangan 1-0 atas Barito Putera, Arema FC kini bertengger di posisi dua klasemen sementara Liga 1.

Arema FC mengemas 10 poin, hasil dari tiga kemenangan dan satu seri. Jumlah poin yang dikumpulkan Arema FC sama dengan tim pemuncak klasemen, PSM Makassar.

Pun demikian dengan agregat golnya (sama-sama surplus 4 gol). Tapi, Arema FC kalah dari sisi produktivitas mencetak gol. Dalam empat pertandingan, Arema FC mencetak empat gol. Sementara PSM Makassar sudah mengoleksi tujuh gol.

Arema FC punya kans besar untuk mengambil alih posisi puncak pada pekan depan. Sebab, Arema FC bakal menghadapi PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu mendatang (10/5). ”Kami akan berusaha merebut puncak klasemen pada kesempatan di partai selanjutnya, di Makassar,” ujar mantan pelatih Timnas U-23 ini.

Terpisah, Dedik berusaha tetap ”membumi” meski jumlah golnya sejajar dengan marquee player Peter Odemwingie, eks pemain Premier League, Stoke City. ”Saya bisa membalas kepercayaan coach Aji. Saya lebih enjoy dan tenang di kotak penalti. Tapi, saya harus meningkatkan performa, tidak boleh berleha-leha saja,” kata pemain berusia 22 tahun ini.

Secara khusus, Dedik memberikan apresiasi kepada Andrianto, winger Arema FC, yang juga tampil impresif lawan Barito Putera. Dedik merasa nyaman berkolaborasi bareng pemain yang juga anggota pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang tersebut.

”Kami terbiasa main tarkam (pertandingan antar kampung), sehingga enak saat bermain bareng di Arema. Apalagi kami sering bersepeda motor bareng. Itu mendekatkan pertemanan,” kata Dedik yang musim lalu main bareng Andrianto di Indonesia Soccer Championship (ISC) B bersama Persekam Metro FC.

Terpisah, pelatih Barito Putera Jacksen F. Tiago mengakui bahwa Arema FC bermain lebih bagus. Sebaliknya, Barito Putera kesulitan mencetak gol karena tak punya striker murni. Sebab, striker andalan Barito Putera Thiago Cunha tengah dibekap cedera. ”Saya kehabisan referensi striker. Kami kesulitan untuk penyelesaian akhir,” pungkasnya.

Jacksen terpaksa memainkan Rizky Pora yang aslinya gelandang, menjadi striker. ”Tidak maksimal,” ujar mantan pelatih klub Malaysia, Penang FC ini. (asa/c2/muf)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia